Home Berita Laporan Utama Longsor di Area Tambang Ungkap Tragedi Lama, Tiga Siswi SD Tewas di...

Longsor di Area Tambang Ungkap Tragedi Lama, Tiga Siswi SD Tewas di Lubang Bekas Tambang

434
0

Tanah Bumbu,Peloporkrimsus.com – 30 Desember 2025 -Tragedi tenggelamnya tiga anak perempuan di lubang bekas tambang di Desa Sinar Bulan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, kembali mencuat ke publik. Peristiwa yang terjadi sekitar tahun 2013–2014 itu terungkap dalam proses penanganan perkara lahan milik H. Ijai yang kini sedang berjalan secara hukum.

Informasi tersebut disampaikan oleh Eko Julianto, pengacara yang menangani perkara dimaksud. Ia menjelaskan, awalnya tidak ada pembahasan mengenai peristiwa kematian anak-anak tersebut dalam perkara yang ditanganinya.

“Awalnya kami hanya menangani persoalan kasus tanah milik Pak H. Ijai. Namun dalam perjalanannya, muncul keterangan mengenai peristiwa kematian anak-anak di lubang bekas tambang itu,” ujar Eko, Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan keterangan yang ia terima dari H. Ijai dan anaknya, tragedi tersebut terjadi setelah adanya longsor besar di Diduga sekitar area tambang MJAB di Desa Sinar Bulan. Longsor itu disebut mengubah kondisi lahan dan meninggalkan lubang bekas tambang yang kemudian terisi air.

Eko menyebutkan, pada hari kejadian lima orang anak mendatangi lokasi tersebut untuk keperluan tugas sekolah. Saat berada di tepi kolam, salah seorang anak terpeleset dan jatuh ke dalam air akibat tanah yang labil pasca-longsor.

Melihat temannya tercebur, anak-anak lain berusaha memberikan pertolongan. Namun kondisi tepi lubang yang rawan dan licin membuat situasi tak terkendali hingga tiga anak perempuan ikut tercebur dan tidak dapat diselamatkan. Dua anak lainnya berhasil keluar dari lokasi dan mencari bantuan.

Dalam peristiwa itu, tiga anak perempuan dinyatakan meninggal dunia, masing-masing Sarifah Nur Aini binti Sayyid Abu Nayya, Darlina Asifa binti Abduraman, dan Ida binti Basuni. Menurut Eko, pada saat kejadian lokasi lubang bekas tambang tersebut tidak dilengkapi pagar, rambu peringatan, maupun pengamanan lainnya.

Eko menambahkan, informasi terbaru yang ia peroleh menyebutkan bahwa ketiga korban merupakan murid SDN 2 Sinar Bulan PA. Ia menegaskan, pengungkapan peristiwa ini disampaikan berdasarkan keterangan yang diterimanya dan menjadi pengingat akan risiko serius lubang bekas tambang yang dibiarkan terbuka, terutama setelah terjadi longsor di kawasan tersebut.'(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here