Gresik,peloporkrimsus.com – Kapal Layar Motor (KLM) Ayta CK2 tenggelam saat aktivitas bongkar muatan di dermaga Bawean. Insiden ini terjadi pada Senin (5/1/2026), sekitar pukul 03:00 WIB saat cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi.
Hasil pantauan di lapangan, bahwa KLM Ayta CK2 yang dinakhodai Jamaludin (43) lagi melaksanakan aktivitas bongkar muatan di dermaga Pelabuhan Bawean, tiba-tiba cuaca buruk melanda di perairan laut Bawean. Beruntung dalam musibah tersebut tidak sampai ada korban jiwa, namun kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Kantor UPP Kelas III Bawean, Pajudin melalui salah satu perwira jaga kesyahbandaran pelabuhan, Imam Wahyudi menyampaikan bahwa peristiwa tenggelamnya KLM Ayta CK2 akibat cuaca buruk. Diketahui pada Minggu sekitar pukul 23:00 WIB, pulau Bawean diguyur hujan deras disertai angin kencang dan ketepatan air laut lagi pasang.
Imam Wahyudi mengatakan, KLM Ayta CK2 dengan lima ABK beserta nahkoda berlayar dari pelabuhan Sedayu tujuan Bawean, pada Rabu (31/12/2025) pagi tiba di Pelabuhan Bawean. Namun saat melaksanakan aktivitas bongkar muatan mengalami musibah sekira pukul 03:00 WIB, Senin (5/1/2026). Sebelum kapal tenggelam, semua crew kapal sempat menghidupkan 4 mesin pompa melihat lambung kapal di penuhi air. Namun usaha itu tidak berhasil dan akhirnya kapal tenggelam perlahan ke dasar laut.
“Akibat musibah ini, sebagian muatan berupa semen, asbes, dan keramik ikut tenggelam bersama kapal. KLM Ayta CK2 tenggelam diduga akibat kebocoran karena hantaman ombak yang membuat air masuk melebihi kapasitas daya apung, sehingga kapal kehilangan daya apung dan tenggelam. “Selanjutnya, untuk proses evakuasi kapal dipercayakan kepala agen pelayaran rakyat (Pelra) dari PT. Noko Permai Indah,” ujar Imam Wahyudi.
(FR)



