Home Berita DPRD Tanah Bumbu Dorong Kelompok Usaha Warga, Strategi Tekan Pengangguran di Tanah...

DPRD Tanah Bumbu Dorong Kelompok Usaha Warga, Strategi Tekan Pengangguran di Tanah Bumbu

14
0

TANAH BUMBU,Peloporkrimsus.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sya’bani Rasul, menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembentukan kelompok usaha warga sebagai solusi konkret untuk menekan angka pengangguran di daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat Kecamatan Satui, belum lama ini. Dalam pertemuan itu, Sya’bani Rasul menyerap berbagai aspirasi warga, khususnya terkait semakin terbatasnya lapangan kerja di sektor formal yang selama ini menjadi andalan masyarakat.

Politisi Partai Gerindra tersebut menilai, kelompok usaha masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan. Menurutnya, kelompok usaha bukan hanya sekadar wadah formal, melainkan fondasi penting untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

“Kelompok usaha merupakan pintu awal menuju perubahan. Dengan organisasi yang jelas, pemerintah dapat melakukan pendataan secara akurat, memetakan potensi masyarakat, serta menyalurkan program pemberdayaan secara tepat sasaran,” ujar Sya’bani Rasul.

Ia menjelaskan, keberadaan kelompok usaha juga memudahkan pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan secara berkelanjutan. Tanpa struktur yang rapi dan terorganisir, program pelatihan kerap tidak berjalan maksimal karena tidak sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat.

“Ketika kelompok usaha sudah terbentuk, pelatihan bisa diarahkan sesuai bidang yang ingin dikembangkan. Bukan sekadar teori, tetapi keterampilan nyata yang dapat langsung diterapkan dan menghasilkan,” tambahnya.

Kondisi sulitnya memperoleh pekerjaan turut dirasakan warga Kecamatan Satui. Syahrani (25), salah seorang warga, mengungkapkan bahwa peluang kerja di sektor pertambangan yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat kini semakin terbatas.

“Sekarang sudah tidak seperti dulu, lowongan kerja makin sedikit,” ujarnya.

Situasi tersebut mendorong sebagian generasi muda untuk memilih jalur wirausaha. Hamzah (24), misalnya, memutuskan membuka usaha rental PlayStation di rumahnya sebagai upaya memenuhi kebutuhan hidup sekaligus membangun kemandirian ekonomi.

“Yang penting bisa menghasilkan, meski dimulai dari usaha kecil,” katanya.

Melalui dorongan pembentukan kelompok usaha masyarakat, Sya’bani Rasul berharap akan lahir lebih banyak pelaku usaha mandiri di Tanah Bumbu. Ia optimistis langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menekan pengangguran, menumbuhkan semangat kewirausahaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.”(Nata/Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here