Home Berita Setelah Puluhan Tahun Menanti, Listrik PLN Akhirnya Terangi Desa Pulau Burung Tanah...

Setelah Puluhan Tahun Menanti, Listrik PLN Akhirnya Terangi Desa Pulau Burung Tanah Bumbu

61
0

Tanah Bumbu,Peloporkrimsus.com -Penantian panjang warga Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, akhirnya berakhir. Pada awal tahun 2026, aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) resmi masuk dan mulai menerangi desa yang selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan akses listrik tersebut.

Masuknya listrik PLN disambut dengan rasa syukur dan haru oleh seluruh lapisan masyarakat. Bagi warga Desa Pulau Burung, kehadiran listrik bukan sekadar fasilitas penerangan, melainkan tonggak penting kemajuan desa, simbol pemerataan pembangunan, serta harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Alhamdulillah, ini momen yang sangat kami nantikan sejak lama. Sekarang desa kami sudah terang, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari, dan aktivitas warga menjadi jauh lebih mudah,” ujar Kasma, salah satu warga Desa Pulau Burung, saat ditemui, Selasa (20/1/2026)

Selama bertahun-tahun, warga desa harus mengandalkan lampu minyak, genset terbatas, atau penerangan seadanya. Kondisi tersebut tidak hanya membatasi aktivitas malam hari, tetapi juga berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat. Dengan hadirnya listrik PLN, warga berharap perubahan nyata dapat segera dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat Desa Pulau Burung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, serta seluruh pihak terkait yang telah berperan aktif dalam merealisasikan pembangunan jaringan listrik hingga ke wilayah mereka. Upaya ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini tergolong terpencil dan sulit dijangkau.

Masuknya listrik PLN diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Dengan tersedianya listrik, masyarakat kini memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah, seperti pengolahan hasil perikanan, usaha rumah tangga, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam menunjang kegiatan ekonomi dan promosi potensi wisata lokal.

Selain itu, warga juga menyampaikan penghargaan secara khusus kepada sejumlah tokoh yang dinilai turut berkontribusi dalam perjuangan menghadirkan listrik ke Desa Pulau Burung, di antaranya Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Bupati Kotabaru H. Muh Rusli, Ketua BAZNAS KH Ustadz Hamzah, Kepala Desa Pulau Burung, serta Abdul Rahim, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu yang saat ini menjabat sebagai anggota Badan Kehormatan DPRD.

Abdul Rahim dikenal sebagai putra daerah yang berasal dari Pulau Sawangi dan dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat pesisir, termasuk warga Desa Pulau Burung. Menurut warga, perjuangan menghadirkan listrik PLN ke desa mereka bukanlah proses singkat, melainkan melalui upaya berkelanjutan selama bertahun-tahun dengan berbagai bentuk komunikasi dan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Perjuangan ini tidak instan. Banyak tahapan dan proses yang harus dilalui. Namun, konsistensi dan komitmen semua pihak akhirnya membuahkan hasil yang bisa kami nikmati hari ini,” ujar Saidina kepala Desa pulau

Dengan teralirinya listrik PLN, masyarakat Desa Pulau Burung berharap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka dapat terus berlanjut dan semakin merata. Warga juga berharap agar desa-desa terpencil dan wilayah kepulauan di Kabupaten Tanah Bumbu tetap menjadi perhatian utama pemerintah, sehingga tidak ada lagi daerah yang tertinggal dalam akses terhadap kebutuhan dasar.

Masuknya listrik PLN ke Desa Pulau Burung menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata demi kesejahteraan bersama serta masa depan desa yang lebih maju.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here