Home Berita Lebaran 2026 kolam renang desa pluneng kebon Arum ramai di kunjungi para...

Lebaran 2026 kolam renang desa pluneng kebon Arum ramai di kunjungi para pemudik

28
0

Klaten,peloporkrimsus.com –Mengulas soal wisata di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tak akan pernah jauh dari wisata umbul alias kolam pemandian yang bersumber mata air. Daerah yang berada di antara Surakarta dan Yogyakarta ini menyimpan potensi wisata tirta yang begitu banyak dan tersebar di beberapa kecamatan.

Satu yang paling dikenal adalah Umbul Tirto mulyono Desa Pluneng, Kecamatan kebonarum, Klaten dan kini mulai naik daun di media sosial.
Pengunjung berdatangan ke kawasan pemandian Umbul Pluneng, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, kamis (19/3/2026).
Umbul Pluneng menjadi destinasi wisata mata air masyarakat yang tinggal di wilayah Klaten.
Pada hari biasa, pengunjung yang datang ke Umbul Pluneng mencapai 500-an orang per hari.

Sementara pada akhir pekan, jumlah ini bisa meningkat tiga kali lipat.
“Kalau akhir pekan pengunjung bisa sampai 1.000-an kata pengelola yang kebetulan tadi masih sepi sempat di wawancarai awak media ini.

keberadaan Umbul Pluneng sebagai mata air alami sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan masih terpelihara hingga kini.
Namun bila dibandingkan dengan zaman dulu, tentu saja kondisi sekarang sudah sangat jauh berbeda.

Hal ini terlihat dari bangunan baru kolam untuk anak anak.
Sebenarnya, Umbul Pluneng terbagi menjadi dua bagian, yaitu Umbul Tirto Mulyono (Umbul Lanang/Lelaki) dan Umbul Tirto Mulyani (Umbul Wedok/Perempuan).
Kedua umbul ini berjarak sekitar 100 meter dan hanya dipisahkan oleh jalan desa.

Sesuai sebutannya, dulu, Umbul Tirto Mulyono yang berukuran lebih besar diperuntukkan bagi pengunjung lelaki yang ingin mandi atau sekadar menyegarkan diri.
Umbul Tirto Mulyani yang dulu digunakan untuk pengunjung perempuan.


“Namun sekarang sama saja, siapa saja boleh masuk. Bedanya, ukuran kolam Umbul Mulyani lebih kecil dan tidak terlalu dalam,” ujar dia.

Apalagi kini di Umbul Tirto Mulyono sudah dibangun tiga kolam dengan luas dan kedalaman yang berbeda-beda.
Asal-usul nama Pluneng pun bisa dibilang unik.
Pluneng berasal dari singkatan Plung (nyemplung) yaitu masuk dalam air dan Neng (seneng) yang berarti senang, bahagia.

Bila dipadankan menjadi nyemplung seneng yang bermakna siapa saja yang mandi di umbul ini akan senang dan bahagia.
Baik warga sekitar maupun pengunjung ramai-ramai membagikan potret keindahan, keasrian, dan jernihnya Umbul Pluneng di media sosial, terutama di Facebook dan Instagram.

Tak hanya sebagai wahana refreshing atau hiburan,pengunjung ikut andil berpromosi di sosmednya masing2, Umbul Pluneng juga sangat cocok untuk latihan renang.
“Umbul Pluneng sering jadi tempat latihan atlet renang, baik sekadar menjaga kebugaran maupun persiapan untuk daftar jadi tentara.

Termasuk latihan bagi para tentara yang akan menjalani ujian kenaikan pangkat.

Yang lebih istimewanya lagi, Umbul Pluneng juga menjadi tempat untuk terapi penyembuhan berbagai penyakit.
Kelebihan lain yang dimiliki Umbul Pluneng adalah kualitas air yang sangat baik, jernih, serta menyegarkan karena bersumber mata air alami dan terus mengalir.

Air di Umbul Pluneng kategori air sehat bahkan layak minum tanpa dimasak sekali pun.

Fasilitas penunjang wisata di Umbul Pluneng pun tergolong lengkap.
Warung makan, musala, toilet, kamar ganti yang representatif, tempat penitipan barang atau loker, serta area parkir yang luas.

Fasilitas lainnya adalah penyewaan ban atau pelampung bagi pengunjung yang tidak bisa berenang.
“Untuk menjaga kemurnian dan kejernihan air, kami melarang pengunjung meludah di area kolam, sehingga kami sediakan tempat tersendiri, semacam selokan untuk membuang ludah dengan air mengalir,” kata pengelola yang tidak mau menyebutkan namanya.
Di Umbul Pluneng juga terdapat spot menarik bagi pengunjung yang ingin berfoto, yaitu dinding bergambar yang mengelilingi area kolam.

Harga tiket masuk (HTM) Umbul Pluneng tergolong cukup terjangkau, yaitu Rp 10.000 ribu sudah termasuk tarif parkir motor.

Umbul Pluneng buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Waktu terbaik untuk datang ke Umbul Pluneng adalah pagi hari atau sore setelah pukul 15.00 WIB.(Bram)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here