Home Berita Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu Berbaur dengan Ribuan Jamaah di Haul...

Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu Berbaur dengan Ribuan Jamaah di Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Seruan Keteladanan Akhlak Menggema di Kalimantan Selatan

84
0

Martapura,Peloporkrimsus.com -Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan hingga luar daerah memadati kawasan Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, dalam peringatan Haul ke-220 ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Kamis (26/3/2026). Kegiatan religius tahunan ini berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan, mencerminkan kuatnya tradisi keagamaan masyarakat Banua.

Sejumlah pejabat daerah dan tokoh penting turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Kapolda Kalimantan Selatan, para kepala daerah, serta alim ulama dan tokoh masyarakat dari berbagai wilayah. Kehadiran mereka tidak hanya memperkuat nuansa spiritual, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Am. S.Ag., M.A., tampak berbaur langsung dengan para jamaah dalam rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Masjid Tuhfaturraghibin. Ia menilai haul Datuk Kalampayan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Peringatan haul ini menjadi momentum spiritual sekaligus sarana memperkuat silaturahmi masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan,” ujar Hasanuddin kepada awak media usai mengikuti kegiatan.

Menurutnya, sosok Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari memiliki pengaruh besar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga hingga ke mancanegara seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Ulama yang dikenal melalui karya monumentalnya, Sabilal Muhtadin, tersebut dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu keislaman.

Hasanuddin menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai akhlak dan keilmuan sang ulama dalam kehidupan sehari-hari. “Keteladanan beliau harus menjadi inspirasi dalam membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berilmu,” katanya.

Sebelum menghadiri puncak haul di Martapura, Hasanuddin juga melaksanakan kegiatan serupa bersama masyarakat di Sungai Paring, di kediaman Guru Ali Junaidi. Acara tersebut dihadiri ratusan jamaah dan diisi dengan doa bersama serta kegiatan sosial berupa penyembelihan empat ekor kambing, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

Pada puncak acara, Hasanuddin bersama rombongan Majelis An-Nuriyah Tanah Bumbu turut larut dalam lautan jamaah yang datang melalui berbagai jalur, baik darat maupun menyusuri Sungai Martapura. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti kuatnya kecintaan terhadap ulama serta tradisi keagamaan yang telah mengakar.

Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Hasanuddin juga menyempatkan diri berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan Kalampayan, yang berjarak sekitar 10–15 kilometer dari pusat kota Martapura. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.

Peringatan haul ke-220 ini kembali menegaskan peran penting ulama dalam membentuk nilai-nilai kehidupan masyarakat. Selain sebagai ajang doa dan mengenang jasa ulama, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat keagamaan, serta menjaga warisan spiritual yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here