TANAH BUMBU,Peloporkrimsus.com – 28 April 2026, Ajang bergengsi Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 resmi berakhir dengan laga final yang penuh tensi dan drama. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga babak adu penalti, Lebah FC yang dipimpin H. Hasanuddin,, berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Putra Kusan FC dengan skor tipis 8-7.
Meski trofi juara akhirnya jatuh ke tangan Lebah FC, perhatian publik pecinta sepak bola Tanah Bumbu justru banyak tertuju pada kebangkitan luar biasa Putra Kusan FC. Di balik performa impresif tim tersebut, hadir sosok sentral yang menjadi sorotan, yakni H. Aziz Muslim—figur senior yang dikenal luas sebagai legenda lapangan hijau kini menjabat Manager Putra Kusan FC.

Nama H. Aziz Muslim bukanlah nama asing dalam dunia sepak bola Tanah Bumbu. Ia merupakan salah satu pemain senior yang pernah menorehkan jejak kuat di berbagai klub besar pada masanya, seperti Buana Putra FC, Format FC, Pesepan FC, hingga Pomato FC. Pengalaman panjangnya sebagai pemain membuat dirinya memiliki pemahaman yang matang tentang ritme pertandingan, strategi permainan, hingga karakter pemain di lapangan.
Kini, Aziz Muslim kembali ke dunia yang telah membesarkan namanya. Namun kali ini, ia hadir bukan sebagai pemain, melainkan sebagai Manager Putra Kusan FC. Peran barunya itu justru menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang semakin matang. Bersama H. Syamsuddin serta tim yang berada di bawah pembinaan H. Samsuddin selaku Kepala Dinas Pariwisata Tanah Bumbu, Aziz menjadi salah satu sosok penting dalam membangun kekuatan baru Putra Kusan FC.
Di bawah manajemen dan sentuhan strateginya, Putra Kusan FC tampil dengan identitas permainan yang kuat. Tim ini dikenal dengan gaya bermain menyerang yang atraktif, penguasaan bola yang rapi, serta transisi permainan yang cepat di berbagai lini. Disiplin taktik dan semangat juang tinggi menjadi ciri khas yang melekat sepanjang turnamen berlangsung.
Perjalanan Putra Kusan FC menuju partai final bukanlah sesuatu yang instan. Tim ini harus melewati berbagai pertandingan sulit dengan lawan-lawan tangguh. Namun berkat kekompakan tim, strategi yang matang, serta kepemimpinan yang solid dari jajaran manajemen dan pelatih, mereka mampu melangkah hingga babak puncak dan mengamankan posisi runner-up.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa H. Aziz Muslim tidak hanya membawa nama besar masa lalu, tetapi juga mampu menerjemahkan pengalamannya menjadi fondasi prestasi masa kini. Banyak kalangan menilai, kehadirannya telah memberikan warna baru bagi Putra Kusan FC dan membangun mental bertanding yang jauh lebih kuat.
Dalam keterangannya kepada awak media, H. Aziz Muslim menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perjuangan seluruh pemain yang telah tampil maksimal sepanjang turnamen.
“Alhamdulillah, anak-anak sudah bermain sangat baik sesuai dengan skema yang diterapkan oleh Pelatih Abunawas, yang juga merupakan salah satu legenda Barito Putra. Walaupun kemenangan belum berpihak kepada kami, ini menjadi bahan evaluasi untuk ke depan. Kami akan terus berbenah, memperkuat kekompakan tim, dan meningkatkan kualitas permainan agar bisa tampil lebih baik lagi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan karakter kepemimpinan Aziz Muslim yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembinaan jangka panjang. Ia memahami bahwa membangun tim kuat membutuhkan konsistensi, kesabaran, dan kerja sama dari seluruh elemen klub.
Bagi masyarakat Tanah Bumbu, sosok Aziz Muslim juga menjadi inspirasi tersendiri. Ia membuktikan bahwa pengabdian terhadap olahraga tidak berhenti ketika seorang pemain pensiun dari lapangan. Justru, pengalaman yang dimiliki dapat menjadi modal besar untuk membina generasi baru dan menciptakan prestasi yang berkelanjutan.
Dedikasi dan kecintaannya terhadap sepak bola menjadi teladan bagi para pemain muda. Ia hadir sebagai figur yang tidak hanya memahami teknik permainan, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan loyalitas terhadap tim.
Meski harus puas sebagai runner-up, Putra Kusan FC telah menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan baru yang patut diperhitungkan dalam peta sepak bola Tanah Bumbu. Dengan fondasi yang telah dibangun dan semangat pembenahan yang terus dilakukan, tim ini diyakini memiliki masa depan yang cerah.
Dan di balik optimisme itu, nama H. Aziz Muslim akan selalu menjadi bagian penting—bukan hanya sebagai mantan pemain legendaris, tetapi sebagai motor kebangkitan Putra Kusan FC yang terus menyalakan semangat kompetisi dan prestasi di dunia sepak bola daerah.”(Team)



