Gresik,peloporkrimsus.com – Pemerintah Kecamatan Sangkapura melalui Koordinator Wilayah (Korwil) V Bawean Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Pesanggrahan, pada Sabtu pagi 2 Mei 2026. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian hadiah pemenang lomba mewarnai Damar Kurung tingkat kecamatan.
Upacara tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sangkapura, Aipda Wijiono, S.H., M.H., selaku pembina upacara. Turut hadir Sekretaris Camat (Sekcam) Sangkapura, Nur Hosni, S.E., Aiptu Suryadi mewakili Kapolsek Sangkapura, Sertu Muslihin mewakili Danramil 0817/17 Sangkapura, Mohammad Rozikin mewakili Kepala Kantor UPP Kelas III Bawean, Kepala Korwil V Bawean Dispendik Gresik, Sahrani Nur, S.Pd., M.Pd., Pimpinan Organisasi Pendidikan Kecamatan Sangkapura, Usman beserta anggota, Pimpinan instansi terkait, Kepala Kober/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, MA, Perguruan Tinggi, Guru/Dosen se-kecamatan Sangkapura, dan segenap praktisi pendidikan serta ratusan siswa-siswi dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-kecamatan Sangkapura.

Susunan petugas upacara diisi oleh pejabat, tenaga pendidik, dan siswa-siswi terbaik kecamatan Sangkapura, diantaranya Perwira Upacara Eko Wahyudi, S.Pd., Pemimpin Upacara Imam Hanafi, S.Pd., Pembawa Acara Qurratul Aini, S.Pd.I., Ajudan Hairuddin, S.Pd., M.Pd., Pembaca Teks UUD 1945 Deliana Axarah, Pembaca Doa Ruhen, S.Ag., Komandan Kompi 1 Nurhan, Kompi 2 Ainur Rahman, Kompi 3 Gilang Maulana Danki, Kompi 4 Octo Greco, Kelompok Paduan Suara dari SMA Negeri 1 Sangkapura, dengan Dirigen Aprillia Rahmadianti, S.Pd. Sementara itu, pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh siswa SMA Negeri 1 Sangkapura, Raden Ardryansyah Al Barca, Mulyana Rizka Safitri, Irsyad Al Fitrah.

Dalam amanat tertulis Menteri Pendidikan RI, Kanit Reskrim Polsek Sangkapura Aipda Wijiono menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan. Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem among; asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan, pembinaan).
Disebutkan, pada tahun 2025 program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan, sementara digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan papan interaktif digital (PID) telah digunakan di lebih dari 288.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga berfokus pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL), pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan S1. Pada tahun 2025 beasiswa dialokasikan untuk 12.500 guru dan meningkat menjadi 150.000 guru pada tahun 2026. Berbagai pelatihan seperti pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, koding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, serta bahasa inggris juga terus digencarkan.
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat, tegas Kanit Reskrim Polsek Sangkapura Aipda Wijiono. (FR)



