Gresik,peloporkrimsus.com – Warga Kepulauan Bawean dan sekitarnya dikagetkan dengan guncangan gempa bumi tektonik. Pada hari Selasa sudah terjadi dua kali Gempa tektonik, pertama terjadi sekitar pukul 08.20:52 WIB dengan Magnitude 3,1 dan kemudian terjadi kembali pada pukul 13.47:26 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.79 LS; 112.55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 12 km arah BaratLaut Bawean, Jatim dengan kedalaman 5 km, kata Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi melalui Kantor BMKG Bawean.
Usman Kholid Kepala BMKG Bawean, menyampaikan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut.
“Gempa bumi ini dirasakan di Bawean dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan seperti terdapat truk bermuatan melintas). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini, tidak berpotensi adanya tsunami,” ujarnya.
Usman menambahkan, hingga pukul 14:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan mudah percaya terhadap isu-isu yang tidak jelas. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG. Selain itu, pantau terus informasi terkini dan peringatan dini (terutama potensi tsunami) dari sumber resmi seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
(FR)



