Home Berita Danrem 084/Bhaskara Jaya Pimpin Panen Raya Serentak di Gresik, Perkuat Sinergi TNI...

Danrem 084/Bhaskara Jaya Pimpin Panen Raya Serentak di Gresik, Perkuat Sinergi TNI dan Petani Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

12
0

Gresik,peloporkrimsus.com – Komitmen TNI dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pertanian kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Panen Raya Serentak yang dipimpin Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir di lahan persawahan Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Video Conference (Vidcon) Panen Raya Nasional bersama Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan serentak di 43 titik sentra pertanian di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung dihadiri sekitar 50 peserta dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Gresik, Dinas Pertanian, Forkopimda, Muspika, pemerintah desa, serta kelompok tani. Bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

Suasana penuh keakraban tampak sejak Brigjen TNI Kohir tiba di lokasi. Danrem disambut hangat oleh Forkopimda dan masyarakat sebelum menuju tenda transit untuk berdialog bersama para petani. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi serta melihat secara langsung kondisi pertanian di wilayah Sidayu yang menjadi salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Gresik.

Memasuki sesi utama, seluruh peserta mengikuti Video Conference Panen Raya Nasional yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia. Dalam laporannya, Panglima TNI menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pembagian sektor komoditas, TNI AD difokuskan pada penguatan produksi padi, TNI AL mendukung sektor kedelai, sedangkan TNI AU berperan pada pengembangan tanaman tebu.

Panglima TNI menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pertahanan negara. Ketersediaan pangan yang cukup menjadi fondasi stabilitas nasional sekaligus menjamin kesiapan logistik negara dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat harus terus diperkuat agar Indonesia mampu mewujudkan kemandirian pangan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan panen raya serentak yang digelar di 43 lokasi di seluruh Indonesia. Presiden menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bergerak bersama membangun kekuatan pangan nasional melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Presiden juga menegaskan bahwa keberadaan TNI dan Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga sebagai bagian dari rakyat yang selalu hadir membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat, termasuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani. Menurut Presiden, keberhasilan swasembada pangan menjadi tonggak penting bagi Indonesia untuk mengurangi ketergantungan impor serta memperkuat posisi bangsa di tengah dinamika ekonomi global.

Usai pelaksanaan Vidcon, Presiden RI secara simbolis menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya Panen Raya Serentak Nasional. Di Desa Kertosono, Brigjen TNI Kohir bersama Forkopimda kemudian turun langsung ke areal persawahan melaksanakan panen padi menggunakan combine harvester didampingi para petani dan Babinsa yang selama ini aktif memberikan pendampingan mulai dari pengolahan lahan, masa tanam hingga panen.

Kehadiran Danrem di tengah hamparan sawah menjadi penyemangat tersendiri bagi para petani. Selain menyaksikan hasil panen, Danrem juga berdialog mengenai produktivitas lahan, penggunaan alat mesin pertanian modern, hingga berbagai upaya meningkatkan hasil panen sebagai bagian dari percepatan swasembada pangan nasional.

Di sela kegiatan, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menegaskan bahwa Kodim 0817/Gresik akan terus berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui peran aktif Babinsa di lapangan.

“Panen raya ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan para petani mampu menghasilkan produktivitas yang terus meningkat. Babinsa akan selalu hadir mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen agar setiap potensi pertanian dapat dimaksimalkan. Kami optimistis, dengan kolaborasi yang solid, target swasembada pangan nasional akan tercapai dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menambahkan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan wilayah. Oleh sebab itu, seluruh jajaran Kodim 0817/Gresik akan terus memperkuat pendampingan kepada kelompok tani, mendorong optimalisasi lahan pertanian, serta mendukung pemanfaatan teknologi pertanian modern agar hasil produksi semakin meningkat.

Kegiatan Panen Raya Serentak di Desa Kertosono menjadi gambaran nyata kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian. Semangat gotong royong yang terus dipelihara diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Indonesia sebagai negara yang mandiri pangan, sekaligus memperkokoh ketahanan nasional melalui sektor pertanian yang tangguh dan berdaya saing.(Pen0817).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here