Home Berita Kelompok Nelayan Tambelang Desa Daun Gelar Selamatan Laut Sebagai Wujud Syukur dan...

Kelompok Nelayan Tambelang Desa Daun Gelar Selamatan Laut Sebagai Wujud Syukur dan Doa Keselamatan.

54
0

Gresik,peloporkrimsus.com – Kelompok Nelayan Tambelang, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Bawean gelar selamatan laut di pesisir pantai “Beto Elong”, pada Jum’at (4/9) sore. Prosesi sakral ini menjadi bagian dari kegiatan tahunan kelompok nelayan Tambelang, sebagai wujud rasa syukur serta doa keselamatan bagi para nelayan.

Hadir dalam acara tersebut, KH. Solehuddin, PJ Kades Daun, Ahmad Afandi bersama Sekdes Daun, Syahidan,tokoh masyarakat dan agama, serta ratusan nelayan dari Dusun Daun Laok, Dusun Daun Barat, Dusun Gununglaok, dan Dusun Langcabbur. Turut hadir pula dari satuan Kodim 0817 Gresik, Letnan Dua Czi Rajuli beserta anggota Koramil 0817/18 Tambak, Pelda I Gede Welis (Batuud), pegawai dari Dinas Perikanan Wilker Bawean.

Dalam sambutannya, Syahidan mewakili Dirman Fauzi, Ketua Kelompok Nelayan Tambelang, menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan selamatan Laut Labuhan Tambelang “Beto Elong” merupakan salah satu tradisi esensial masyarakat pesisir di Desa Daun yang dilaksanakan sebagai wujud syukur atas hasil laut serta doa keselamatan bagi para nelayan saat melaut, Jum’at (4/9/2026).

“Kegiatan ini digelar setiap tahun oleh kelompok nelayan Tambelang di Desa Daun, yang menjadikan laut sebagai sumber kehidupan, sehingga muncul tradisi selamatan Laut Labuhan Tambelang “Beto Elong” bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur kepada Tuhan atas karunia hasil laut,” ujarnya.

Syahidan menegaskan kepada kelompok nelayan Tambelang untuk tetap kompak dan mempererat tali silaturahmi antar nelayan. Selain itu, mengajak untuk bersama-sama menjaga pelestarian laut dan terumbu karang dari tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.

Ia menambahkan, tradisi tersebut memiliki nilai kebersamaan yang kuat karena melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari nelayan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah Desa Daun.

Selanjutnya, dalam tausiyah singkatnya, KH. Solehuddin mengatakan perbanyaklah bersholawat dan berdoa setiap pergi melaut mencari nafkah untuk keluarga.

Laut adalah cerminan kekayaan Allah yang tanpa batas. Dengan memperbanyak bersholawat, seorang nelayan tidak hanya mengandalkan jala atau kapalnya, tetapi melibatkan ridha Allah dan syafaat Nabi Muhammad SAW agar ikhtiar mencari nafkah dipermudah dan diberkahi. “Mencari nafkah adalah kewajiban, namun mengiringinya dengan sholawat mengubah aktivitas fisik tersebut menjadi bernilai pahala besar, katanya KH. Solehuddin.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh KH. Solehuddin. Seusai acara, semua yang hadir menikmati hidangan sambil menikmati indahnya pesisir pantai Tambelang “Beto Elong”. (FR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here