Home Berita Kasatpol PP Tanah Bumbu H.Syaikul Ansyari Turun langsung Ambil Alih Kemudikan Sendiri...

Kasatpol PP Tanah Bumbu H.Syaikul Ansyari Turun langsung Ambil Alih Kemudikan Sendiri Truk Damkar Saat Kebakaran

39
0

TANAH BUMBU,Peloporkrimsus.com – Kesigapan dalam menghadapi situasi darurat ditunjukkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari. Saat kebakaran terjadi di Jalan BKW beberapa hari lalu, ia turun langsung mengemudikan satu unit truk pemadam kebakaran yang belum diberangkatkan karena tidak tersedia sopir.

Keputusan tersebut diambil agar armada yang masih berada di markas dapat segera dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran. Sementara itu, personel pemadam kebakaran lainnya telah lebih dahulu bergerak menuju lokasi kejadian.

Alih-alih menunggu hingga kendala operasional teratasi, Syaikul mengambil inisiatif mengemudikan sendiri truk tersebut. Langkah itu menjadi bagian dari upayanya memastikan armada yang tersedia dapat dimanfaatkan dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.

Kisah tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/10/2026).

“Anggota sudah turun semua ke lokasi. Masih ada satu mobil, tetapi tidak ada sopirnya,” ungkap Syaikul saat menceritakan situasi tersebut.

Menurutnya, penanganan kebakaran membutuhkan kecepatan respons, koordinasi yang baik, serta kesiapan personel dan armada untuk mendukung operasi di lapangan.

Pernah Mengalami Kejadian Serius Saat Memadamkan Kebakaran

Di balik keterlibatannya secara langsung dalam penanganan kebakaran, H.Syaikul juga memiliki pengalaman berat ketika bertugas memadamkan kebakaran lahan di kawasan Kampung Baru dan Muara Pagatan pada November tahun lalu.

Saat itu, petugas harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mencapai titik api. Jarak dari bagian depan lokasi menuju titik kebakaran diperkirakan mencapai 500 meter.

Upaya pemadaman sempat membuahkan hasil. Namun, sekitar 15 menit kemudian, api kembali muncul di titik lain. Berdasarkan penuturannya, kebakaran bahkan sempat berkembang hingga lima titik sehingga petugas harus kembali melakukan penanganan.

“Sudah selesai, sekitar 15 menit, kemudian muncul api lagi. Menyebar ke tempat lain. Muncul lagi sampai lima titik,” tuturnya.

Dalam kejadian tersebut, Syaikul ditemukan terbaring di lokasi dan segera mendapat pertolongan. Ia kemudian dibawa ke Puskesmas Pagatan, dilanjutkan ke RS Husada Tanah Bumbu, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pengalaman itu menjadi salah satu peristiwa berat yang pernah dialaminya selama menjalankan tugas dalam penanganan kebakaran.

Pengalaman tersebut memperlihatkan sejumlah tantangan yang dihadapi petugas pemadam kebakaran di lapangan. Selain harus menghadapi api yang dapat kembali menyala dan meluas, petugas juga dituntut memastikan kesiapan armada, kecukupan personel, serta koordinasi selama operasi berlangsung.

Inisiatif Syaikul mengemudikan sendiri truk pemadam kebakaran di Jalan BKW menunjukkan keterlibatan langsung seorang pimpinan ketika menghadapi kendala operasional. Namun, dalam setiap penanganan keadaan darurat, kesiapan petugas, pembagian tanggung jawab, dan keselamatan personel tetap menjadi aspek penting yang harus diperhatikan.

Bagi masyarakat, pelayanan pemadam kebakaran tidak hanya bergantung pada kecepatan armada tiba di lokasi, tetapi juga pada koordinasi yang solid dan kesiapan seluruh unsur untuk menangani keadaan darurat.

Keterlibatan langsung Syaikul Ansyari dalam situasi tersebut menjadi gambaran upaya mengatasi kendala di lapangan agar sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan kebakaran.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang membutuhkan respons cepat, kesiapsiagaan, koordinasi, dan keselamatan petugas tetap menjadi bagian penting dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here