Gresik,peloporkrimsus.com – Menjelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah 2026 Masehi, permintaan atas penukaran uang pecahan baru kian meningkat di pulau Bawean khususnya di kecamatan Sangkapura. Bank Jatim berfokus pada inovasi digital untuk penukaran uang, seringkali bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) melalui kas keliling. Meskipun tidak selalu menjadi loket manual konvensional, nasabah dapat memanfaatkan layanan digital atau memantau Kas Keliling BI untuk penukaran uang pecahan baru. Penukaran seringkali difokuskan pada bank umum nasional atau bank yang ditunjuk langsung oleh BI.
Kepala Kantor Bank Jatim Cabang Bawean, Febri Anto Gorit Husodo menegaskan sebelum bulan puasa Ramadan 1447 Hijriah 2026 Masehi telah mengeluarkan pengumuman sebagai informasi kepada masyarakat pulau Bawean khususnya para nasabah Bank Jatim Cabang Bawean, bahwa Bank Jatim Cabang Bawean tidak ditunjuk sebagai loket atas penukaran manual seperti tahun sebelumnya.
“Pengumuman tersebut dikeluarkan langsung dari kantor pusat, bukan semata-mata dari kantor cabang Bawean,” tegasnya, Rabu (18/3/2026).
Lebih lanjut, Febri Anto Gorit Husodo mengatakan penukaran uang pecahan baru seringkali difokuskan pada bank umum nasional atau bank yang ditunjuk langsung oleh BI. Atas instruksi langsung dari kantor pusat, tahun ini Bank Jatim Cabang Bawean sudah tidak ada penukaran manual untuk nasabah. “Kami keluarga besar Bank Jatim Bawean berharap ada kunjungan kembali dari BI ke pulau-pulau termasuk Kepulauan Bawean untuk memasok uang baru,” tegasnya. (FR)



