Home Berita Jaringan Telekomunikasi Lumpuh di Kotabaru, Diskominfo Desak Telkom Bertanggung Jawab dan Beri...

Jaringan Telekomunikasi Lumpuh di Kotabaru, Diskominfo Desak Telkom Bertanggung Jawab dan Beri Kompensasi

45
0

KOTABARU,Peloporkrimsus.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bergerak cepat menyikapi lumpuhnya jaringan telekomunikasi yang melanda wilayah Bumi Saijaan sejak Kamis (8/1) sore. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pemulihan layanan berjalan maksimal serta hak pelanggan terpenuhi.

Diskominfo menekankan bahwa Telkom Group harus bertanggung jawab penuh, tidak hanya dalam percepatan perbaikan jaringan, tetapi juga dalam pemberian kompensasi yang adil dan transparan bagi ribuan pelanggan yang terdampak gangguan massal tersebut.

Gusti Abdul Wakhid menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan resmi hasil koordinasi dengan manajemen Telkom Group. Berdasarkan laporan tersebut, gangguan disebabkan oleh kerusakan fatal pada kabel optik bawah laut yang menjadi tulang punggung konektivitas Kotabaru.

“Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan Telkom Group untuk memantau progres perbaikan. Selain aspek teknis, kami juga menekankan pentingnya pemenuhan hak pelanggan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan,” ujar Gusti Abdul Wakhid, Jumat (9/1).

Ia menambahkan, masyarakat Kotabaru berhak mendapatkan kompensasi atas penurunan kualitas layanan yang terjadi selama masa gangguan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Telkom Group telah mengumumkan paket kompensasi bagi pelanggan di wilayah Kotabaru. Paket tersebut meliputi:

Paket Suara dan SMS: 300 menit telepon dan 1.000 SMS yang berlaku selama tujuh hari selama masa gangguan.

Tambahan Kuota Data: Tambahan kuota hingga 3 GB bagi pelanggan dengan paket data aktif setelah layanan pulih sepenuhnya.

Diskon Tagihan: Potongan tagihan secara prorata bagi pelanggan IndiHome dan Kartu HALO, disesuaikan dengan durasi penurunan kualitas layanan.

Mekanisme Klaim: Pelanggan dapat melakukan pengecekan dan klaim melalui kode dial 88820#.

Sementara itu, General Manager Witel Kalselteng Telkom, Wahyu Jati Nugroho, menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada pukul 16.37 WITA akibat putusnya serat optik Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) di jalur Batulicin–Kotabaru.

“Titik gangguan berada di perairan tengah antara Batulicin dan Kotabaru, sekitar 22,8 kilometer dari Site Serongga,” jelas Wahyu dalam keterangan resminya.

Sebagai langkah mitigasi sementara, Telkom Group telah mengaktifkan jalur cadangan menggunakan radio link. Namun, kapasitas jalur ini terbatas sehingga prioritas layanan diberikan kepada kebutuhan komunikasi esensial, layanan publik, serta pelanggan prioritas atau VVIP.

Wahyu mengakui bahwa proses perbaikan kabel optik bawah laut membutuhkan waktu cukup panjang. Telkom menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan, mulai dari penurunan hingga penyambungan kabel, rampung pada 19 Januari mendatang.

“Target kami, pada 19 Januari seluruh layanan mobile dan fixed broadband di Kotabaru dapat kembali normal 100 persen,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Kepala Diskominfo Kotabaru mengimbau masyarakat agar tetap bersabar selama proses pemulihan berlangsung serta memanfaatkan kanal pengaduan resmi Telkom melalui Call Center 188 atau media sosial @telkomsel dan @indihome jika mengalami kendala.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here