Home Berita Kadisparpora Kotabaru Apresiasi Influencer, Dorong Promosi Digital dan Pembenahan Destinasi Wisata

Kadisparpora Kotabaru Apresiasi Influencer, Dorong Promosi Digital dan Pembenahan Destinasi Wisata

250
0

KOTABARU,Peloporkrimsus.com – Peran pembuat konten digital atau influencer dinilai semakin strategis dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para influencer yang aktif mempromosikan keindahan destinasi wisata lokal melalui berbagai platform media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Sonny saat ditemui, Kamis (8/1/2026). Ia mengungkapkan bahwa kehadiran influencer telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan eksposur pariwisata Kotabaru, terutama dalam menjangkau masyarakat luas yang sebelumnya belum mengenal potensi wisata daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman influencer yang telah berkunjung ke Kotabaru dan membuat vlog maupun story tentang destinasi wisata kita. Peran mereka sangat berarti dalam memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas,” ujar Sonny.

Menurut Sonny, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola promosi pariwisata. Media sosial kini menjadi sarana utama dalam menyebarkan informasi, membangun citra destinasi, serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Dalam konteks ini, influencer berperan sebagai jembatan antara destinasi wisata dan calon wisatawan.

Ia menilai, keberhasilan promosi pariwisata tidak hanya ditentukan oleh seberapa indah sebuah tempat, tetapi juga bagaimana keindahan tersebut dikemas dan disampaikan secara menarik, konsisten, dan berkelanjutan.

“Promosi yang baik harus dilakukan secara terus-menerus dan berulang. Informasi tentang destinasi wisata harus sering muncul agar benar-benar melekat di benak masyarakat. Di sinilah peran influencer menjadi sangat penting,” jelasnya.

Meski demikian, Sonny menegaskan bahwa promosi digital harus dibarengi dengan peningkatan kualitas destinasi wisata itu sendiri. Menurutnya, promosi yang masif tanpa didukung fasilitas dan pelayanan yang memadai justru berpotensi menimbulkan kekecewaan bagi wisatawan.

Ia mengingatkan para pengelola objek wisata, baik pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya, untuk terus melakukan pembenahan, mulai dari infrastruktur, kebersihan, aksesibilitas, hingga pelayanan kepada pengunjung.

“Harapan saya bukan hanya pada influencer-nya saja, tetapi destinasi wisatanya juga harus terus berbenah. Kita harus memperbaiki hal-hal yang masih kurang, karena influencer datang dan membuat konten itu karena adanya keunikan dan daya tarik wisata yang dimiliki,” tambahnya.

Keunikan Destinasi Jadi Daya Tarik Utama
Sonny menjelaskan bahwa hubungan antara promosi oleh influencer dan kualitas destinasi merupakan hubungan sebab-akibat yang saling berkaitan. Keunikan, keindahan alam, serta kekhasan budaya suatu destinasi menjadi faktor utama yang menarik perhatian influencer untuk datang dan membagikan pengalaman mereka kepada publik.

“Tanpa keunikan dan daya tarik, influencer belum tentu tertarik berkunjung. Jadi, ini tidak bisa hanya mengandalkan promosi saja. Tempat yang dijadikan konten itu harus terus kita benahi agar tetap menarik dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kabupaten Kotabaru sendiri dikenal memiliki kekayaan wisata alam dan bahari, mulai dari pantai, pulau-pulau kecil, hingga potensi wisata budaya dan kuliner yang khas. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola destinasi, masyarakat, dan influencer, Sonny berharap sektor pariwisata Kotabaru dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.

“Jika promosi dan kualitas destinasi berjalan seiring, saya optimistis pariwisata Kotabaru akan semakin dikenal dan menjadi tujuan wisata unggulan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here