Home Berita Layanan Gangguan PLN Rayon Batulicin di Nilai Lamban : Pelanggan Keluhkan Pemadaman...

Layanan Gangguan PLN Rayon Batulicin di Nilai Lamban : Pelanggan Keluhkan Pemadaman Hampir 20 jam Tampa Perbaikan : Picu Kekecewaan Pelanggan

228
0

Tanah Bumbu,Peloporkrimsus.com
Buruknya kualitas pelayanan gangguan listrik 123 kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, keluhan keras datang dari pelanggan PT PLN di wilayah Rayon Batulicin yang mengaku mengalami pemadaman listrik total selama hampir 20 jam tanpa kejelasan penanganan. Ironisnya, laporan gangguan tersebut telah disampaikan secara resmi melalui layanan pengaduan 123 PLN, Dengan nomor pengaduan G 2226020500916 namun respons petugas gangguan di lapangan dinilai nyaris tidak terlihat, 6 Februari 2026.
Peristiwa ini dialami oleh warga yang tinggal di Jalan Mawar Sharon, di mana sedikitnya empat rumah harus menanggung gelap gulita, padamnya aliran listrik sejak siang hari sampai malam Padahal, menurut pengakuan pelanggan, laporan gangguan telah diterima dengan baik oleh petugas layanan 123 dan dijanjikan akan segera ditindaklanjuti.

Namun kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Hingga waktu terus berjalan dan pemadaman mendekati 20 jam, tidak satu pun petugas gangguan PLN tampak datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan maupun perbaikan.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat, terlebih listrik merupakan kebutuhan vital yang menopang hampir seluruh aktivitas rumah tangga, mulai dari penerangan, penyimpanan makanan, hingga keperluan komunikasi.

“Laporan sudah diterima, tapi listrik tetap mati seharian sampai malam hari, Kami hanya menunggu tanpa kepastian,” ungkap Ibu Diyah salah satu warga dengan nada kecewa.

Warga berulang kali menghubungi petugas 123 dan petugas gangguan pelanggan namun tidak di respon, Situasi tersebut memunculkan pertanyaan besar terkait efektivitas layanan pengaduan 123 PLN yang selama ini digembar-gemborkan sebagai garda terdepan pelayanan pelanggan. Warga menilai, layanan tersebut seolah hanya berhenti di pusat panggilan, tanpa diimbangi respons cepat dan nyata dari petugas teknis di lapangan.

Kekecewaan ini bukan semata soal listrik yang padam, tetapi juga menyangkut rasa diabaikan sebagai pelanggan.

Masyarakat berharap PLN, khususnya unit gangguan di Rayon Batulicin, dapat meningkatkan profesionalisme, kecepatan dan kepuasan pelanggan, serta koordinasi internal agar setiap laporan yang masuk benar-benar ditindaklanjuti hingga tuntas.
Selain itu, warga mendesak agar PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja layanan gangguan 123, termasuk mekanisme distribusi laporan ke petugas lapangan. Tanpa perbaikan sistem dan pengawasan yang ketat, kejadian serupa dikhawatirkan akan terus berulang dan berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap pelayanan gangguan perusahaan listrik negara tersebut.

Masyarakat menegaskan, kritik ini disampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk harapan agar PLN dapat menjalankan fungsi pelayanannya secara maksimal, cepat, dan bertanggung jawab demi kepuasan Pelanggan, sesuai dengan moto dan perannya sebagai penyedia layanan publik yang vital bagi kehidupan masyarakat.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here