Gresik,peloporkrimsus.com – Lima pelajar asal SMAN 1 Sangkapura menorehkan prestasi yang cukup gemilang dan mengharumkan nama sekolah sekaligus pulau Bawean, melalui karya inovatif di bidang transportasi ramah lingkungan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, bahwa dalam kompetisi di Festival Inovatif Jawa Timur 2025, Tim Generator asal SMAN 1 Sangkapura menghadirkan inovasi bertajuk CARAGI (Cablecare Pamona Gili), yakni sistem transportasi berbasis kereta gantung yang dirancang untuk menghubungkan wilayah kepulauan, Dusun Pamona–Gili dengan mengedepankan prinsip dekarbonisasi.
Inovasi CARAGI memanfaatkan energi bersih dengan emisi karbon rendah, sehingga sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Selain menjadi solusi transportasi, CARAGI juga ditujukan untuk menjawab persoalan aksesibilitas wilayah kepulauan, keterbatasan infrastruktur, serta mendukung pelestarian ekosistem pesisir.

Kepala SMAN 1 Sangkapura, Suwandi, S.Pd.,M.Pd., mengatakan bahwa pelajar dari wilayah kepulauan memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan siswa di wilayah daratan.
“Anak-anak dari Kepulauan ini tidak kalah dengan anak-anak di daratan Jawa. Ke depan, kami berkomitmen menggali potensi mereka agar mampu berprestasi di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Ini menjadi motivasi kuat untuk terus bersaing secara positif dan menunjukkan potensi terbaik mereka,” katanya.
Lebih lanjut Suwandi menyebutkan, kelima anggota Tim Generator (Generasi Remaja Inovator) SMAN 1 Sangkapura diantaranya: Aura Hidayatul Liestari, Hikmah Kholidiyah, Ainurrahman, Mohammad Raqi, Multaqolaly, dan Qurrata Ayuni Maksum.
Atas prestasi yang telah diraih oleh kelima pelajar SMAN 1 Sangkapura kontingen dalam Tim Generator (Generasi Remaja Inovator), PC PGRI Sangkapura, Kabupaten Gresik, H. Usman, S.Pd.,M.Pd., bersama Sahrani Nur, S.Pd.,M.Pd., Kepala Korwil V Bawean Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, dan Nur Laila, S.Pd., pada Senin, 12 Januari 2026 sekitar pukul 07:30 WIB, memberikan apresiasi dalam wujud sertifikat penghargaan, piagam dan uang pembinaan, yang diserahkan secara langsung seusai upacara bendera di lapangan SMAN 1 Sangkapura.
Menurut Suwandi, apresiasi tersebut memberikan dampak positif yang besar bagi sekolah, khususnya dalam menumbuhkan semangat dan motivasi belajar siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PC PGRI Sangkapura yang telah memberikan apresiasi kepada anak-anak didik kami yang berhasil meraih prestasi di tingkat provinsi. Apresiasi ini sangat berdampak positif karena mampu menumbuhkan semangat baru bagi siswa yang memiliki potensi namun belum tergali secara maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa serta mendorong mereka untuk terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
“Dengan adanya apresiasi ini, Insya Allah akan tumbuh semangat bagi anak-anak kami yang sebelumnya masih malu atau kurang percaya diri. Melalui pembinaan bersama para guru dan pembina, potensi mereka akan terangkat dan menjadi kebanggaan bersama,” tegasnya.
(FR)



