GRESIK,Peloporkrimsus.com –
Menindaklanjuti Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 2 Tahun 2026 tanggal 19 Februari 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H), Kantor KSOP Kelas II Gresik membuka penyelenggaraan posko terpadu monitoring Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) di Pelabuhan Gresik pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2026.
Posko Terpadu Monitoring Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) yang mengusung tema “Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan” dimulai dari tanggal 13 Maret 2026 sampai dengan tanggal 30 Maret 2026 bertujuan untuk memastikan keselamatan, keamanan, kelancaran dan kenyamanan masyarakat khususnya pengguna jasa transportasi laut dalam melaksanakan perjalanan mudik.
Posko terpadu ini terdiri dari personil gabungan berbagai instansi terkait antara lain: Kantor KSOP Kelas II Gresik, Unsur TNI dan Polri, Pemerintah Daerah, PT. Pelabuhan Indonesia Persero, Basarnas, Balai Besar Karantina Kesehatan dan Pemangku Kepentingan lainnya.
Capt. Herbert E.P. Marpaung selaku Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik dalam acara pembukaan Posko Terpadu, menyampaikan bahwa Kantor KSOP Kelas II Gresik telah menginventarisir berbagai situasi dan kondisi yang dapat menimbulkan risiko dalam pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran serta telah melakukan berbagai langkah mitigasi antara lain: pemeriksaan/ramp check kapal-kapal penumpang, kesiapan terminal penumpang beserta seluruh fasilitasnya, pengendalian embarkasi dan debarkasi penumpang, kesiapan petugas medis dan perlatan pemadam kebakaran, pengendalian lalu lintas kendaraan di pelabuhan, pemantauan CCTV pelabuhan dan pergerakan kapal, pelaksanaan patroli keselamatan maritim, antisipasi gangguan keamanan di pelabuhan, monitoring prakiraan cuaca maritim serta berbagai langkah mitigasi lainnya.
“Pada masa penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) di Pelabuhan Gresik diperkirakan jumlah penumpang yang akan berangkat dari dan tiba di Pelabuhan Gresik adalah sebanyak 12.284 orang, dimana jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan periode yang sama pada masa Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025. Selain itu puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026 sedangkan puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 25 Maret 2026.” ungkap Capt. Herbert.
Lebih lanjut Capt. Herbert menyampaikan terimakasih kepada seluruh pemangku kepentingan terkait atas sinergi, kolaborasi, dan partisipasi dalam penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) di Pelabuhan Gresik.
“Keselamatan, keamanan, kelancaran dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa transportasi laut selama melaksanakan perjalanan mudik adalah tanggung jawab kita bersama, dan semoga kita semua diberikan kemampuan dan kesehatan dalam pelaksanaan tugas-tugas kita mengawal Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H)” tutup Capt. Herbert.
(Naga)



