Home Berita Presiden Prabowo Minta Pimpinan TNI–Polri Tak Ragu Beri Penghargaan bagi Prajurit dan...

Presiden Prabowo Minta Pimpinan TNI–Polri Tak Ragu Beri Penghargaan bagi Prajurit dan Anggota Berprestasi

22
0

JAKARTA,Peloporkrimsus.com
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta jajaran pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tidak ragu memberikan penghargaan kepada personel yang menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa kepada bangsa dan negara.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). Hal itu diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mendampingi Presiden dalam rapat tersebut.

“Bapak Presiden secara khusus menekankan kepada pimpinan TNI maupun Polri agar tidak ragu dan tidak segan memberikan penghargaan kepada anggota yang telah menunjukkan darma baktinya kepada bangsa dan negara,” ujar Prasetyo kepada wartawan.

Menurut Prasetyo, penghargaan tersebut dapat diberikan dalam berbagai bentuk, antara lain kenaikan pangkat, promosi jabatan, hingga kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan lanjutan. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk apresiasi negara sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pengabdian.

Selain soal penghargaan, Presiden Prabowo juga melakukan evaluasi terhadap kinerja TNI dan Polri. Ia menegaskan bahwa kedua institusi tersebut harus terus memperkuat diri sebagai lembaga yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

“Pesan Bapak Presiden sangat jelas, TNI dan Polri harus menjadi institusi yang kuat dan profesional, serta menjadi Tentara Rakyat dan Polisi yang dicintai oleh rakyat,” kata Prasetyo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI–Polri atas peran aktif mereka dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah.

“Seluruh program pemerintah yang dijalankan selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara, di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegas Prasetyo menutup keterangannya.”(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here