Gresik,peloporkrimsus.com – Klub sepak bola Bawean Muda terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan sepak bola usia dini di Pulau Bawean. Kegiatan latihan dipusatkan di Lapangan Bola Sumber Waru, Desa Paromaan, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, dan telah berjalan hampir dua bulan terakhir.
Latihan dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis dan Minggu, diikuti 31 anak berusia 11 hingga 15 tahun yang berasal dari berbagai wilayah di Pulau Bawean. Seluruh kegiatan pembinaan berada di bawah arahan Hamdan selaku pelatih utama.

Menariknya, pembinaan tersebut masih berjalan dengan pendanaan mandiri, tanpa sokongan tetap dari lembaga ataupun sponsor. Meski demikian, semangat para peserta tetap tinggi. Materi latihan difokuskan pada penguasaan teknik dasar sepak bola, pembentukan disiplin, mental bertanding, serta penanaman karakter sportivitas sejak dini.
Pelatih Bawean Muda, Hamdan, menegaskan bahwa usia 11–15 tahun merupakan fase paling krusial dalam pembentukan fondasi pemain sepak bola.
“Usia 11 sampai 15 tahun ini adalah masa paling penting dalam pembinaan. Selama hampir dua bulan ini, seluruh kegiatan latihan masih saya tanggung sendiri, mulai dari peralatan hingga bola latihan,” ujar Hamdan.
Ia berharap adanya perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah kecamatan, khususnya Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak, agar pembinaan dapat berjalan berkesinambungan.
“Kami sangat berharap adanya perhatian dari Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak, terutama melalui KOK, supaya pembinaan ini bisa berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hamdan juga berharap pemerintah daerah dapat menyediakan wadah resmi pembinaan usia dini di Pulau Bawean, terlepas dari siapa pelatih atau pengelolanya.
“Walaupun bukan harus melalui saya, saya berharap ada perhatian serius dari gabungan kedua kecamatan. Jika ini terwujud, saya sangat yakin anak-anak usia dini di Pulau Bawean ke depan bisa tampil di kompetisi usia dini seperti Soeratin Gresik,” tegasnya.
Dengan penuh optimisme, Hamdan menegaskan keyakinannya terhadap potensi anak-anak Kepulauan Bawean, Kamis (15/1/2026).
“Saya sangat yakin, Bawean bisa bersaing di kompetisi tersebut,” pungkasnya.
Melalui pembinaan ini, Klub Bawean Muda berharap KOK Sangkapura dan Tambak tidak hanya hadir saat kompetisi berlangsung, tetapi juga memberi perhatian serius terhadap proses pembinaan dari tingkat akar rumput sebagai investasi jangka panjang olahraga Bawean.
(FR)



