Gelar Potensi Jombang Dan Pasar Kreatif 2018  

Gelar Potensi Jombang Dan Pasar Kreatif 2018  

85
0
SHARE

Jombang, peloporkrimsus.com – Dalam rangka untuk memberikan sarana dan meningkatkan potensi pasar, pemerintah kabupaten jombang mengadakan Pameran Pembangunan Dan Produk Unggulan tahun 2018 yang sudah diagendakan setiap tahunnya. Hal ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mempromosikan dan menginformasikan potensi pemerintah Kabupaten Jombang berupa aneka kerajinan, makanan olahan, kuliner pasar rakyat, pertanian dan pelayanan publik Organisasi Perangkat Daerah ini diselenggarakan di area parkir makam Gus Dur.

Disampaikan oleh Sucipto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda kab. jombang bahwa penyelenggara GPJ Gelar Potensi Jombang tersebut adalah Dinas Penanaman Modal dan PTSP Jombang. Pameran digelar mulai tanggal 6 s/d 10 September 2018 di Parkiran Makam Gus Dur.

“Hal Ini merupakan tahun kedua pameran digelar diarea parker makam Gus Dur, sebelumnya tiap tahun digelar di alun – alun dan stadion”, tutur Sucipto.

Agenda tahunan Dinas Penanaman Modal bersama UKM /IKM bersama OPD ditahun 2018 ini diikuti 130 stand. Sasaran yang ingin dicapai dari event GPJ ini adalah agar dapat meningkatkan akses pasar dan daya saing pelaku usaha dikancah pasar global. Sedangkan tujuan digelarnya GPJ adalah sebagai ajang promosi interaksi potensi kabupaten Jombang.

Hj. Mundjidah Wahab, Wabup. Jombang yang juga Bupati terpilih pada pilkada 2018 ini dalam sambutannya berharap GPJ menjadi sarana promosi, informasi potensi Jombang, baik bidang Pendidikan Kesehatan, Ekonomi, pelaku usaha UMKM yang efektif. Bahkan ada permintaan adanya pameran khusus mebeler. Karena di kabupaten Jombang ini potensi mebeler juga luar biasa.

“GPJ ini merupakan bukti Kabupaten Jombang siap berdaya saing, dipasar global”, tuturnya.
Diharapkan untuk kedepannya seluruh pelaku usaha harus lebih meningkatkan kerjasama dan sinergitasnya dengan pemerintah Kabupaten Jombang. Bahkan event tahunan ini juga dapat diikuti Kabupaten/Kota lainnya. Selain untuk memperluas akses pasar, juga untuk memperkenalkan potensi/produk local Kota Santri. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon, pemotongan rangkaian bunga melati serta meninjau stand satu persatu oleh Plt Bupati bersama Forkopimda dan kepala OPD. (Hel)

LEAVE A REPLY