Satu Tahun Kepemimpinan, Ribuan Warga Hadiri Dzikir & Doa Bersama Walikota Bima

Satu Tahun Kepemimpinan, Ribuan Warga Hadiri Dzikir & Doa Bersama Walikota Bima

219
0
SHARE

Kota Bima, Peloporkrimsus.com – Ribuan warga menghadiri Dzikir dan Doa Bersama yang digelar Pemkot Bima di kediaman Walikota Bima, Minggu (29/19).

Selain pembangunan mental dan spritual, tujuan kegiatan bernuansa religi ini digelar dalam rangka Satu Tahun Kepemimpinan Lutfi-Fery sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat.

Di samping itu juga melalui dzikir, doa & tausiah yang disampaikan dapat menyejukkan Kota Bima sehingga senantiasa aman dan kondusif. Dzikir & Doa Bersama dipimpin langsung, Al Ustadz Abdul Hakim Bin Seff.

Antusiasme masyarakat mengikuti acara yang digelar dalam rangka memeriahkan Satu Tahun Kepemimpinan Lutfi-Fery cukup tinggi. Sejak sore hingga malam warga dari seluruh penjuru Kota Bima terus berdatangan sehingga tenda yang disediakan pun penuh.

Selain ribuan warga, Doa dan Dzikir bersama Lutfi-Feri tersebut dihadiri langsung Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Kapolres Bima Kota, Ketua DPRD Kota Bima, SKPD Kota Bima.

Acara yang berlangsung penuh khidmat ini diawali dengan pembacaan surat suci Al Qur’an. Setelah itu dilanjutkan dengan dzikir & doa bersama, Seluruh yang hadir tampak khusyuk saat dzikir berlangsung, sebab kegiatan ini sebagai bentuk mengingat Allah SWT disertai membaca kalimat tahlil, tasbih, tasmid serta ditutup dengan doa bersama.

Sebelum Al Ustadz Abdul Hakim Bin Seff menyampaikan tausiah, Wali Kota Bima dalam sambutannya mengatakan, dzikir & doa bersama hakikatnya merupakan salah satu wadah untuk menyerukasn ajaran Islam.

Dengan demikian masyarakat akan senantiasa mempunyai jiwa religius yang baik guna menyokong pembangunan di Kota Bima. “Kita semua tahu, pembangunan tidak dapat dikatakan berhasil apabila tidak dibarengi dengan kesiapan mental masyarakatnya menerima perubahan sebagai efek dari pembangunan tersebut. Apalagi yang paling ampuh dalam menangkal dampak negatif dari pembangunan itu adalah ketaatan kepada Allah SWT yang disampaikan melalui ajaran agama,” kata Wali Kota.

Lanjutnya, “Kegiatan ini mengandung nilai positif dan mendekatkan diri dengan Sang Khalik. Dengan demikian kita harapkan masyarakat Kota Bima akan menjadi masyarakat yang religius dan mencintai keindahan dalam lafaz Ilahi,” harapnya.

“Untuk bersatu padu dan menyatukan tekad membangun kota bima. Wali Kota optimis dengan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, maka seluruh program yang direncanakan tahun 2018 dapat terlaksana di tahun 2019” Ucapnya.

Dalam menjalankan pembangunan tersebut, Wali Kota mengakui ada yang pro dan kontra di tengah masyarakat. Bagi yang kontra, Wali Kota mengharapkan dukungan dan solusi terkait kritikan yang disampaikan. (MUCH)

LEAVE A REPLY