Home Berita Aktivitas Kapal Cantrang Kembali Beroperasi di Perairan Laut Bawean, Nelayan Mendesak Aparat...

Aktivitas Kapal Cantrang Kembali Beroperasi di Perairan Laut Bawean, Nelayan Mendesak Aparat Tidak Tutup Mata.

199
0

Gresik,peloporkrimsus.com – Aktivitas kapal cantrang kembali marak beroperasi di wilayah perairan laut Bawean, menimbulkan keresahan nelayan lokal karena merusak rumpon dan ekosistem. Nelayan setempat mendesak aparat penegak hukum untuk tidak menutup mata dan segera bertindak tegas terhadap pelanggaran alat tangkap yang dilarang ini.

Informasi yang berhasil dihimpun, bahwa pada Minggu pagi, 8 Maret 2026 terlihat dua kapal cantrang asal luar Bawean nekat beroperasi di sekitar karang Tangkat Loar area rumpon milik nelayan lokal. Dua kapal tersebut bernama KM Bravo dan KM Karunia Barokah.

Samsul (34) nelayan Tanjunganyar Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, mengatakan saat melaut sesampainya di selatan karang tangkat loar, melihat dua kapal cantrang asal luar Bawean melakukan aktivitas menangkap ikan dengan cara ilegal fishing, yang berjarak hanya sekitar 9 mil dari bibir pantai.

Ia bersama satu rekannya dengan menaiki perahu klotok mencoba mendekat dan menghalau dua kapal cantrang tersebut untuk menjauh dari area rumpon, namun himbauan itu tidak digubris dan satu kapal cantrang KM Karunia Barokah justru nekat mendekati area rumpon milik nelayan tradisional yang biasa dijadikan tempat untuk menangkap ikan jaket atau pongkor.

Samsul menambahkan, penggunaan alat tangkap ini tidak hanya merugikan nelayan tradisional, tetapi juga mengancam kelestarian ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

“Aktivitas kapal cantrang ini tidak hanya mengancam keberlanjutan ekosistem laut, tetapi juga menciptakan keresahan dan konflik masyarakat nelayan, tambahnya

Samsul berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi permasalahan ini demi melindungi kelestarian lingkungan laut dan kehidupan nelayan tradisional pulau Bawean.

“Penindakan ini diperlukan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut serta memberikan rasa aman bagi nelayan kecil di kepulauan Bawean,” pungkasnya.
(FR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here