Home Berita Saat Reses DPRD Tanah Bumbu : Warga Desa Sejahtera Keluhkan Penerangan Jalan...

Saat Reses DPRD Tanah Bumbu : Warga Desa Sejahtera Keluhkan Penerangan Jalan Umum Banyak yang Mati Total , DPRD Tanbu Berusaha untuk Menindak lanjuti

57
0

TANAH BUMBU,Peloporkrimsus.com – Warga Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, menyampaikan berbagai persoalan infrastruktur dasar dalam kegiatan reses anggota DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, yang berlangsung pada Sabtu (11/4/2026). Sejumlah keluhan yang disampaikan mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan pelayanan publik.

Permasalahan paling menonjol yang diungkapkan warga adalah banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi dalam waktu cukup lama. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga, khususnya pada malam hari, serta menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi gangguan keamanan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sejahtera, Sayuti Makmun, menyampaikan bahwa kondisi gelap di sejumlah titik desa telah menjadi perhatian warga. Ia menilai, perbaikan PJU perlu segera dilakukan guna menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat.

“Kami mewakili warga berharap agar lampu PJU yang mati dapat segera diperbaiki. Lingkungan yang gelap tentu meningkatkan risiko terjadinya tindak kriminal, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain persoalan penerangan jalan, warga juga mengeluhkan banjir rob yang kerap terjadi dan merendam permukiman, terutama saat musim pasang air laut pada bulan Desember. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas dan kenyamanan warga.

Sayuti menambahkan, masyarakat berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah, khususnya untuk peninggian rumah warga sebagai langkah mitigasi terhadap banjir rob yang terjadi secara berkala.

Keluhan lainnya disampaikan terkait sistem drainase yang dinilai belum optimal. Ketua RT 12, Dedi, mengusulkan agar dilakukan perbaikan drainase, terutama di Jalan Borneo, guna mencegah terjadinya genangan air saat hujan turun.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abdul Rahim menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat dengan menyampaikannya kepada pemerintah daerah dan dinas terkait, termasuk Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan).

“Seluruh aspirasi masyarakat akan kami tampung dan teruskan kepada pihak terkait. Terutama persoalan PJU yang mati, karena selain mengganggu kenyamanan, juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” kata Rahim.

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa usulan, seperti renovasi mushola serta bantuan dari dinas terkait di sektor perikanan dan pertanian, perlu diajukan melalui proposal resmi agar dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Sementara itu, aspirasi lainnya akan dicatat melalui kegiatan reses untuk kemudian diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung kepada wakil rakyat dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan ke depan. Warga pun berharap adanya tindak lanjut nyata agar berbagai persoalan yang disampaikan dapat segera diatasi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Sejahtera.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here