Gresik,peloporkrimsus.com – Komunitas Alumni 98 SMA Negeri 1 Sangkapura terus bergerak dalam kepedulian sosial terhadap kemajuan Bawean. Melalui acara sarasehan yang digelar pada Jum’at malam (29/5/2026) di warkop Iipman bersama dua anggota DPRD Gresik Dapil Bawean, serta sejumlah tokoh masyarakat dan agama, para aktivis, advokat, media beserta LSM telah menghasilkan kesepakatan yang ditandatangani bersama. Fakta integritas tersebut berbunyi, bahwa transportasi laut lintas Bawean-Gresik sudah tidak layak buat warga Bawean. Parahnya lagi, transportasi laut lintas Bawean-Gresik hanya dilayani oleh satu operator atau kompetitor, sehingga terjadi praktik monopoli.
Alumni 98 SMA Negeri 1 Sangkapura, kemudian menindaklanjuti hasil sarasehan dengan melayangkan surat resmi ke PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) hingga ke Presiden RI.
Penasihat Komunitas Alumni 98 SMA Negeri 1 Sangkapura, Prof. Bahtiyar Efendi, menyampaikan bahwa dalam momentum Iduladha 1447 Hijriah menyelenggarakan acara sarasehan “Menagih Janji Politik G1”, penyediaan transportasi laut layak untuk warga Bawean. Kegiatan tersebut bukan sekadar sebagai forum diskusi formal, melainkan sebagai ruang silaturahmi, ruang urun rembuk, dan bertukar pikiran atas permasalahan yang terjadi di lintasan Bawean-Gresik.
“Kita berharap melalui acara sarasehan ini, akan muncul gagasan-gagasan segar, solusi atas berbagai permasalahan yang ada khususnya transportasi laut lintas Bawean-Gresik yang sudah tidak layak lagi untuk warga Bawean,” katanya.
Lebih lanjut, Prof. Bahtiyar Efendi mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan resmi ke pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) hingga Presiden Republik Indonesia, serta tembusan ke beberapa menteri dan pejabat pemerintah dengan melampirkan beberapa dokumen penting. Selain itu, kita juga menghadap langsung Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dr. Nyono, S.T., M.T., untuk audiensi dan membicarakan tentang jalan pelabuhan Bawean yang rusak parah hingga kini belum kunjung diperbaiki, Selasa (2 Juni 2026)
“Kehadirannya Prof. Bahtiyar Efendi di Kantor Dishub Jatim disambut baik oleh Kepala Kantor. Selain membicarakan masalah transportasi laut lintas Bawean, juga membicarakan masalah jalan pelabuhan Bawean yang rusak parah. Syukur Alhamdulillah, di tahun 2026 ini, Kadishub Jatim, Dr. Nyono akan segera menganggarkan untuk perbaikan jalan di pelabuhan Bawean,” ujarnya.
Ia menambahkan, perjuangan kita tidak cukup sampai di sini. Kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat Kepulauan Bawean harus bisa kita rasakan bersama dengan bukti adanya transportasi laut yang layak untuk warga Bawean.
(FR)



