Home Berita Cegah Tragedi Terulang, Pemdes Barokah Pasang Papan Larangan dan Siapkan Pagar Pengaman...

Cegah Tragedi Terulang, Pemdes Barokah Pasang Papan Larangan dan Siapkan Pagar Pengaman di Kolam Retensi Araudah 6

77
0

Tanah Bumbu,Peloporkrimsus.com – 9Juni 2026 – Pemerintah Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, mengambil langkah serius dan konkret dalam upaya mencegah terulangnya musibah tenggelam di kawasan Kolam Retensi Araudah 6. Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, pemerintah desa memasang papan informasi, imbauan keselamatan, serta larangan beraktivitas di area kolam retensi yang selama ini kerap dijadikan tempat bermain dan berenang.

Pemasangan papan larangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Barokah, Markuad, didampingi Sekretaris Desa Rahman, perangkat desa, Ketua RT dan RW, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Langkah preventif ini dilakukan sebagai respons atas peristiwa duka yang mengguncang masyarakat Desa Barokah beberapa waktu lalu, yakni meninggal dunianya seorang anak berusia 10 tahun, Oktovelo Kandy Irwan, yang tenggelam di kawasan Kolam Retensi Araudah 6. Peristiwa tersebut meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar serta menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di area perairan terbuka.

Kepala Desa Barokah, Markuad, mengatakan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama pemerintah desa. Menurutnya, tragedi yang terjadi harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Musibah yang menimpa ananda Oktovelo Kandy Irwan menjadi duka bagi kita semua. Kami berharap peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai ada lagi korban jiwa akibat kurangnya kewaspadaan terhadap bahaya di sekitar kolam retensi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemasangan papan informasi dan larangan tersebut bertujuan memberikan edukasi sekaligus peringatan kepada masyarakat mengenai risiko yang dapat mengancam keselamatan apabila beraktivitas di sekitar kolam retensi.

Kolam retensi pada dasarnya berfungsi sebagai sarana pengendalian dan penampungan air guna mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman. Area tersebut bukanlah tempat wisata, lokasi rekreasi, maupun sarana olahraga air. Selain memiliki kedalaman yang tidak menentu, dasar kolam yang licin, kontur tanah yang curam, serta tidak tersedianya fasilitas keselamatan menjadikan lokasi tersebut berisiko tinggi bagi siapa pun yang berada di sekitarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa Barokah juga berencana melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk memasang pagar pengaman di sekeliling kolam retensi menggunakan seng bekas dan kawat. Pagar tersebut diharapkan dapat membatasi akses langsung ke area berbahaya sekaligus menjadi pengingat visual bagi masyarakat agar tidak memasuki kawasan tersebut tanpa kepentingan tertentu.

Selain pemasangan papan larangan dan pagar pengaman, pemerintah desa akan terus melakukan pendataan terhadap titik-titik rawan di wilayah desa serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, instansi terkait, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat guna meningkatkan sosialisasi keselamatan lingkungan.

Markuad juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama saat berada di luar rumah.

“Peran orang tua sangat penting dalam menjaga keselamatan anak-anak. Kami berharap seluruh masyarakat dapat saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar demi mencegah terjadinya musibah yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Barokah, Markuad, juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban tenggelam hingga akhirnya berhasil ditemukan.

Atas nama Pemerintah Desa Barokah dan seluruh masyarakat, ia mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Mission Coordinator (SMC) BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, Babinsa, PT Jhonlin Rescue, unsur TNI-Polri, para relawan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras tanpa mengenal waktu dalam operasi pencarian korban.

“Kami menyampaikan penghargaan dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme, serta semangat kemanusiaan yang luar biasa dalam proses pencarian korban. Berkat kerja keras dan sinergi semua pihak, korban akhirnya berhasil ditemukan di titik kolam retensi yang menjadi lokasi awal kejadian.”

Markuad menambahkan bahwa kehadiran tim gabungan sejak hari pertama pencarian memberikan dukungan moral yang sangat besar bagi keluarga korban maupun masyarakat yang menanti kabar keberadaan anak tersebut.

“Atas nama Pemerintah Desa Barokah, keluarga korban, dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim SAR BPBD, Babinsa, PT Jhonlin Rescue, jajaran TNI-Polri, para relawan, serta seluruh unsur yang terlibat. Pengabdian dan kerja kemanusiaan yang telah diberikan menjadi bukti nyata kepedulian terhadap sesama. Semoga segala dedikasi, tenaga, dan pengorbanan yang diberikan mendapatkan balasan yang terbaik dari Allah SWT.”

Sekretaris Desa Barokah, Rahman, turut mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya keselamatan lingkungan.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk mematuhi setiap imbauan keselamatan, menjaga fasilitas yang telah dipasang pemerintah desa, serta saling mengingatkan apabila melihat aktivitas yang berpotensi membahayakan.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, mematuhi papan peringatan yang telah dipasang, mengawasi anak-anak, dan saling mengingatkan demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, serta terbebas dari risiko kecelakaan. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap Rahman.

Melalui pemasangan papan larangan, rencana pembangunan pagar pengaman, serta dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Desa Barokah berharap tidak ada lagi korban jiwa di kawasan Kolam Retensi Araudah 6. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam melindungi masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi penerus bangsa.” Ungkapnya (Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here