Purworejo,peloporkrimsus.com – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Halaman Gedung Serbaguna Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu 15 Juli 2026
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, upacara dipimpin Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., selaku Inspektur Upacara dan diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri atas unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasilog Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Czi Catur Witanto, Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budi Harja, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purworejo menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain menghadirkan pembangunan infrastruktur, program ini juga bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.
Pada pelaksanaan TMMD Reguler Ke-129 di Desa Watuduwur, sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter, pembangunan drainase U-Ditch sepanjang 188 meter, serta rehabilitasi dua unit musala. Sementara itu, sasaran nonfisik mencakup penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan dan bela negara, penanggulangan bencana, pendidikan, hingga sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Sebagai bagian dari program unggulan TNI AD, TMMD kali ini juga melaksanakan pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lima unit MCK, serta satu titik sumur bor yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Usai upacara pembukaan, Danrem 072/Pamungkas bersama Wakil Bupati Purworejo dan jajaran Forkopimda meninjau lokasi sasaran TMMD. Peninjauan diawali dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pekerjaan fisik di lapangan.
Melalui program ini diharapkan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan semakin meningkat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi dalam mendukung percepatan pembangunan nasional dari desa.
(her)



