Home Berita Ahmad Dahlan: Desak Sekda Perintahkan Kadistan Tuntaskan Masalah Benih Jagung Premium

Ahmad Dahlan: Desak Sekda Perintahkan Kadistan Tuntaskan Masalah Benih Jagung Premium

1019
0

Mataram, Peloporkrimsus.com – Dewan perwakilan rakyat provinsi Ntb terus mengatensi para pihak untuk menuntaskan masalah benih jagung Premium 919 yang diperuntukkan masyarakat kabupaten Bima untuk kebutuhan tanaman musim hujan (MH) tahun 2020. Sebelumnya, wakil ketua komisi II menuding ada masalah dengan jenis beni jagung Premium karena tidak sesuai permintaan masyarakat dan kualitasnya pun diragukan.

Kini anggota komisi I Ahmad Dahlan, S.Sos kembali menyuarakan aspirasi masyarakat petani tentang benih jagung Premium tersebut. Suara itu ia utarakan disaat rapat paripurna bersama dengan para OPD di ruangan sidang utama DPRD provinsi Ntb Senin (11/11/19).

“Soal bibit jagung Kab. Bima saya sudah sampaikan di saat Paripurna, meminta kepada sekda Ntb untuk memerintahkan kepada kadistan turun di kabupaten Bima, selesaikan selesaikan dan jangan biarkan masyarakat petani menjadi korban” Ungkap nya saat ditemui wartawan diruanganya usai rapat paripurna.

Menurutnya, persoalan benih jagung tidak berkualitas di dinas Pertanian, khusus di kabupaten Bima sudah berulangkali terjadi sejak tahun 2017 sampai 2019 ini.

Lanjut Ahmad Dahlan, dalam kegiatan reses yang kita lakukan di kabupaten Bima belum lama ini, banyak sekali diceritakan masalah benih jagung yang diberikan tidak sesuai permintaan dan kualitasnya pun diragukan. Pengalaman ditanam tahun sebelumnya, banyak petani yang rugi akibat benih tidak tumbuh (Busuk) dan hasilnya kurang.”Kami banyak dapat cerita masyarakat soal benih jagung tidak berkualitas, makanya saya sampaikan di Paripurna” terang duta Hanura Ntb ini.

Kalau memang penentuan jenis dan kualitas benih jagung itu sepenuhnya kewenangan pusat. sebagaimana dalil yang sering kita dengar selama ini, Lalu kenapa di kabupaten Dompu benih bantuan jenisnya bisi 18. Informasi ini kami dapatkan dari cerita masyarakat saat kami lakukan reses.

“Kenapa di kabupaten Bima selalu berulan cerita yang sama, sementara di kabupaten Dompu petani pernah bermasalah, justru mereka dapat bantuan benih jenis bisi 18” tandasnya.(Mus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here