Tuban,peloporkrimsus.com – Penindakan terhadap aktivitas tambang Pasir Silika diduga Ilegal di Tuban Jawa Timur harus segera ditindak lanjuti mengingat selain merugikan pemerintah juga merugikan Negara, karena tambang Pasir Silika Ilegal tidak ada pendapatan Asli Daerah yang ada hanya pendapatan Pribadi atau Atensi untuk sebagian orang atau oknum tertentu.
Guna untuk melakukan penertiban terkait masalah usaha tambang pasir Ilegal Maka dibutuhkan penegak hukum yang tegas dan bermartabat serta berwibawa dari Bareskrim Polri untuk menindak para pengusaha tambang nakal tersebut jika memang ada temuan atau kesalahan yang mutlak maka segera ditindak secara tegas sesuai ketentuan Hukum yang berlaku.

Diwilayah Tuban didapati pengusaha tambang Pasir Silika Diduga Ilegal Milik “Oknum ASN” Yaitu Saudara Ida Husni Mubarok selain di duga tidak memiliki ijin juga menggunakan Bahan Bakar Solar Subsidi untuk mengisi alat berat nya, hal ini sudah jelas-jelas melanggar ketentuan Hukum, karena setiap dikonfirmasi oleh beberapa media, LSM dan ORMAS yang bersangkutan selalu mempunyai ijin lengkap namun setelah di cek di Dinas perizinan bahkan di Dinas Lingkungan Hidup Bagian Penindakan dan Hukum masih belum terdaftar.
Mengingat pelaku usaha tambang diduga Ilegal ini menjalankan aksi nya dengan bebas di wilayah Hukum Polres Tuban, bahkan lalu lalang Dump Truck pengangkut Pasir Silika leluasa tanpa ada tindakan dari pihak Aparat Penegak Hukum setempat padahal sudah jelas kegiatan tersebut sudah merusak Eko sistem alam seperti Lonsor dan Banjir, Kemungkinan besar untuk ijin Analisis dampak Lalu lintas nya juga tidak ada.
Semoga Bapak Kapolda dan Dirkrimsus Polda Jatim segera memerintahkan anggota nya untuk turun langsung ke lapangan lokasi tambang Pasir Milik Oknum ASN yang diduga Ilegal tersebut serta jika memang ada temuan pelanggaran hukum nya di proses secara ketentuan Undang-undang yang berlaku biar ada efek jera buat pengusaha tambang ilegal tersebut, mengingat saat ini banyak bermunculan para pengusaha tambang ilegal di wilayah Jawa Timur.(Red)



