Home Berita KAMPUNG PERCONTOHAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT

KAMPUNG PERCONTOHAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT

961
0
Banjarmasin, PH-Krimsus : kota Banjarmasin terdiri dari 5 Kecamatan diantaranya Kelurahan Teluk Tiram dan Kelurahan telawang, dalam hal ini sebagai percontohon awalnya ditunjuk RT.11 kelurahan teluk tiram dalam perjalananya program tersebut belum bisa efektif bisa jalan, lalu sebagai kampong percontohon diadakan di RT.08 RW.01 Jl.Bahagia teluk tiram, media PH- krimsus mencoba mewancarai salah satu ketua RT 08 Supriatno di dampingi Sekretaris Dasa wisma Zakiah memaparkan bahwasan nya tujuan Dasa Wisma dibentuk guna mendorong masyarakat bisa terbiasa dengan hidup bersih dan sehat, melalui dasa wisma yang dipelopori oleh Puskesmas Teluk tiram bekerjasama dengan kelurahan dalam kegiatan dasa wisma bersumber dari dana swadaya masyarakat di bantu pihak kelurahan dari segi pelaksanaan bersama Pukesmas teluk tiram, dalam kegiatan ada memberikan pelatihan cara cocok tanam dimuka rumah dan cara perawatanya.
dalam pantaun media PH-krimsus APBD Kota Banjarmasin 2017 pendapatan mencapai 1,481 triliun angka ini menurun dibanding 2016 sebesar 1.515 triliun APBD Banjarmasin mengalami defisit 23.356 miliar, alokasi dana kesehatan kota Banjarmasin 2014 mencapai.110.454.200.711, kalau dilihat dari APBD tahun ini belum bisa kami konfirmasi badan keuangan Kota Banjarmasin, program dasa wisma RT.08 RW.01 bisa dijadikan percontohan karena warganya benar-benar menjaga pola hidup bersih dan sehat dalam pola hidup sehari harinya ujar ketua RT dan sekretaris dasa wisma. Dalam Perda No.23 Tahun 2010 tentang pedoman penyelenggaraan lembaga masyarakat RT dan RW pasal 2 bertujuan memelihara dan melestarikan nilai-nilai masyarakat yang berdasarkan kegotong royongan dan kekeluargaan meghimpun seluruh potensi swadaya masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, lembaga kemasyarakatan RW dibentuk dengan tujuan, mengkoordinasikan semua kebijakan yang dijalankan oleh ketua RT, meningkatkan peran RT dalam melaksanakan program Pemerintahan diantara yang sudah dijalankan pihak Pukesmas dan Kelurahan teluk tiram, dalam kata sambutan selaku PLT Lurah Teluk tiram . Susilo mengucapkan “rasa terima kasih kepada jajaran pengurus PKK dan Dasa Wisma juga Pihak Pukesmas dalam kerjasamanya mengajak masyarakat berprilaku hidup bersih dan sehat” dalam kata sambutan singkat dan padat dapat aplaus dari peserta yang hadir.
Dr.Damai merupakan Pimpinan Puskesmas Teluk Tiram yang sebelumnya menjabat sebagai pimpinan pukesmas Cempaka putih kota Banjarmasin dalam wawancara dengan media PH-krimsus mengatakan bahwasnya kegiatan dasa wisma ini dibentuk guna mengajak masyarakat mulai sekarang belajar hidup bersih dan sehat agar terhindar dari wabah penyakit, dasa wisma itu sendiri dibentuk sejak 2015 pembinaan kepada setiap RT dengan bukti stiker yang sudah ditempel di rumah yang sudah dikunjungi oleh anggota dasa wisma, peran serta masyarakat sangat diharpakan dalam mendukung berkembangnya dasa wisma di RT masing-masing ujar Dr.Damai kepada media krimsus, PHBS ( Perilaku Hidup Bersih Sehat ) dalam ini melibatkan PKK, KB lintas sector rata-rata setiap RT.ada 10 KK targetnya, dasa wisma adalah kelompok ibu berasal dari 10 KK yang bertetangga guna untuk mempermudah jalanya suatu program  ujar Dr.Damai kepada media krimsus.
Dasa wisma dibentuk guna mengajak masyarakat sadar akan arti sebuah kebersihan dan kesehatan di dalam rumah tangganya, tujuan kegiatan dasa wisma untuk mencapai keluarga yang sehat dan mendaptkan gizi sesui kebutuhan, masyarakat harus ikut serta dalam kegiatan, menjelaskan tentang perilaku yang mendukung perbaikan gizi mencakup semua anggota masyarakat baik bayi maupun balita, pengetahuan dan keterampilan mutlak dimiliki bagi kader PKK guna memajukan serta meningkatkan mutu dan kegiatan organisasi diantaranya dasa wisma, kelompok dasa wisma adalah kelompok yang terdiri dari 10-20 KK dalam satu RT,dalam melayani masyarakat Pukesmas Teluk tiram sangat memuaskan dalam segi layanan dan tindakan sesui wawancara media krimsus pada salah satu pasien yang berobat di Pukesmas teluk tiram, budaya antri diterapkan tidak memandang keluarga maupun family semua harus ikut antrian, terkecuali pasien yang harus segera mendapat tindakan dokter, sangat disayangkan perwakilan dari dinas kesehatan ogah-ogahan diwawancarai media krimsus hingga acara selesai.**Tim investgasi krimsus Kalsel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here