Home Berita Kerjasama UIN Sunan Ampel Surabaya Dengan Yayasan Astra Honda Motor (AHM)

Kerjasama UIN Sunan Ampel Surabaya Dengan Yayasan Astra Honda Motor (AHM)

442
0

Surabaya, PH-Krimsus : Indonesia adalah negara pemotor. Statemen ini tidak berlebihan jika dirujuk pada laporan BPS yang dirilis tahun 2017 tentang statistik jumlah sepeda motor yang mengaspal dan tercatat di Korlantas Polri tahun 2015. Pada tahun 2015, jumlah sepeda motor di jalanan adalah 98.881.267 unit, hampir 99 juta. Jumlah itu jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia di tahun 2015 yang berjumlah 255.461.70-, sekitar 255 juta, maka pemotor Indonesia adalah sekitar 39%. Hal itu berarti bahwa hampir separoh rakyat Indonesia adalah pengguna sepeda motor.

Angka ini mencengangkan dan menyebabkan beberapa konsekuensi, di antaranya adalah tingginya angka kecelakaan dan terhambatnya mobilitas publik akibat kemacetan.
Menyikapi situasi ini, maka mendesak dilakukan tindakan tepat dari sebuah kebijakan tepat yang didasarkan pada analisis kebutuhan yang tepat. Tingginya laka lantas dan kemacetan bisa disebabkan banyak faktor, namun yang paling lazim dilaporkan adalah karena tindakan tidak disiplin berkendara.

Penyebab utama ketidakdisiplinan berkendara ini bisa didekati dengan beragam faktor, yang utama di antaranya adalah faktor manusia dan faktor non-manusia. Faktor manusia sebagian besar dipengaruhi oleh komitmen berkendara, pengetahuan berkendara, dan kemampuan psikomotorik berkendara. Sedangkan faktor non-manusia bisa dipengaruhi oleh infrastruktur lalu lintas, kondisi fisik jalan, kondisi alam, dan kelaikan kendaraan.

Uraian singkat di atas, membantu menggambarkan bagaimana masalah transportasi publik kita, sekaligus strategi apa yang mungkin kita lakukan untuk menimimalisir dampak buruknya. Gambaran ini bisa dipakai oleh semua stake-holders terkait, di antaranya adalah lembaga pendidikan seperti Sekolah Menengah Umum atau Perguruan Tinggi. Lembaga pendidikan dianggap berkewajiban secara moral menjadi wahana pendidikan yang baik termasuk pendidikan kedisiplinan dan tanggung jawab berkendara.

Terlebih ketika secara logis dipahami, bahwa hampir sebagian besar siswa yang siswa dan mahasiswa menggunakan sepeda motor. Memanfaatkan pendidikan kedisiplinan berkendara dengan basis sekolah dan kampus adalah strategi responsif berkendara yang bisa diterima. Beberapa cara sudah dilakukan untuk menekan tindakan indisipliner ini, seperti peringatan di kelas, penyisipan cross-cutting issue pendidikan civic, atau menyisipkan pesan di pengajaran atau ceramah agama.

UIN Sunan Ampel yang terletak di Jl. A. Yani 11 Surabaya, sebagai bagian dari dari elemen masyarakat yang terus menerus melakukan kerja kerja akademik, pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, turut serta membangun meluaskan pengetahuan, aksi, dan komitmen disiplin berkendara seluruh anak bangsa, sesuai seruan agama dan peraturan perundangan yang berlaku.

Dengan menggalang kemitraan dengan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM), membuat serangkaian kegiatan yang membantu memberikan inovasi kedisiplinan berkendara kepada semua sivitas akademika UIN Sunan Ampel pada khususnya serta mahasiswa di Surabaya dan sekitarnya pada umumnya.

kegiatan ini mengambil Tema “Mahasiswa Indonesia Responsif Berkendara” yang digelar di gedung Twin towers UIN Sunan Ampel surabaya, tanggal 28 November 2017, dengan rangkaian kegiatan antara lain :

_Pertama;_ Training dan praktek Safety Riding serta kuis.

_Kedua;_ Launching Gerakan Komitmen Berekendara sekaligus Pembukaan Kompetisi vlog mahasiswa tentang “Mahasiswa Responsif Berkendara”,

_Ketiga;_ Coaching Clinic “Pemanfaatan Kamera untuk Menyuarakan Gagasan” bersama Praktisi ditandai dengan Pembunyian Klakson, pembunyian Angklung, pemotongan tumpeng, dan tanda tangan komitmen.Vlog Bereputasi Nasional.

_Keempat;_ Seminar Mahasiswa Indonesia Responsif Berkendara dan penyerahan hadiah kompetisi vlog. Pada acara terakhir yang rencananya dirilis pada Pebruari 2018 ini berisi seminar, pemberian hadiah, dan rilis Commitment Bands (gelang komitmen pejuang berkendara).

Demikian rangkaian acara ini dilaksanakan dengan harapan Semua rangkaian acara ini mampu meluaskan pengetahuan, pelaksanaan, dan komitmen disiplin berkendara seluruh generasi bangsa khusunya sivitas akademika UINSA, sesuai arahan agama dan peraturan perundangan yang berlaku. Zay/Red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here