Home Berita Kodim 1608/Bima, Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

Kodim 1608/Bima, Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

315
0

Bima, Peloporkrimsus.com РKomando Distrik Militer, (Kodim) 1608/Bima, menggelar acara istighosah dan dzikir bersama digedung Seni dan Budaya Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba Kota Bima, Rabu (10/10/2018).

Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra menuturkan kegiatan doa bersama ini ditujukan bagi korban bencana gempa bumi di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, dan agar rakyat indonesia di hindarkan dari segala bala dan bencana, “Hari ini kami menggelar istighosah dan dzikir bersama sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT untuk meringankan beban korban dan mendoakan korban yang tertimpa musibah gempa bumi di, Lombok, Donggala dan Palu,” tutur Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka P.

“Saya atas Nama Dandim 1608/Bima mengucapkan terima kasih kepda pemerintah Kota Bima yang mendukung sepenuhnya pelaksanaan Dzikir dan Doa Bersama, Dandim 1608/Bima juga mengharapkan kepada semua para undangan yang hadir agar mendoakan saudara-saudara kita yang kena gempa di palu dan donggala agar keluarga yang ditinggal diberikan kekuatan” ungkap Dandim.

Doa bersama yang diikuti sekitar 550 orang anggota Kodim 1608/Bima dan masyarakat kota bima serta Forkopimda Kota dan Kabupaten bima ini bertujuan untuk meminta pertolongan agar dijauhkan dari bala bencana.
“Kegiatan hari ini juga sekaligus untuk menjalin silaturahmi, sesama prajurit TNI, dan komponen masyarakat, serta pemerintah daerah. Kami berharap terjalin komunikasi yang baik,” katanya.

Acara istighosah dan dzikir dipimpin langsung oleh Ustad Islamudin, Dihadiri
oleh Kodim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Setda Kota Bima, Kapolres bima kota, Kapolres Kabupaten Bima, Ketua pengadilan Bima, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, Dr.H.Syamsudin, Ketua FKUB Kota Bima, Ketua Bawaslu Kota Bima, Ketua KPU Kota/Kabupaten Bima.

Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada 28 September 2018, pukul 17.02 di 0.18 Lintang Selatan dan 119.85 Bujur Timur atau 27 kilometer timur laut Donggala.
Hingga Selasa (9/10/2018) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menyebabkan 10.679 orang luka-luka dan korban meninggal mencapai 2.010 orang, (Much).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here