Home Berita Paket Pekerjaan Karangandong- Kesamben Terkesan Amburadul

Paket Pekerjaan Karangandong- Kesamben Terkesan Amburadul

3091
0

Gresik-PH, Krimsus : Pembangunan infrastruktur  peningkatan jalan Karangandong- Kesamben kulon,Kab.Gresik tahun anggaran 2017, di duga tidak penuhi spesifikasi pekerjaan yang tertuang dalam dokumen kontrak dengan kesepakatan kedua belah pihak yaitu, Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya ,Kab.Gresik dan pemenang lelang,PT.Kharisma Jaya. Di sisi lain, LSM PASKAL tidak puas atas jawaban dari Dinas terkait, sehingga akan melakukan upaya adu argumentasi terhadap PU.Cipta Karya .Kab.Gresik serta pelaksana pekerjaan.

 

Dari pantauan di lokasi, proyek dengan nilai pagu sebesar,Rp.15.242.096.100,00, pelaksana pekerjaan proyek, PT.Kharisma Jaya tidak melalui tahapan-tahapan di tiap item pekerjaan dan pelaksanaan terkesan singkat guna mengejar batasan hari kerja yang telah di tentukan.Pada pembangunan dinding penahan jalan, para pekerja tidak melaksanakan adonan semen pada pondasi dinding penahan jalan melainkan penataan batu-batu gunung yang di pecah belah,saat di temui awak media dengan melakukan pengambilan gambar,  para pekerja kemudian melaksanakan adonan semen pada pondasi.

Dari dokumen Poto, pelaksana pekerjaan juga tidak memenuhi tahapan pekerjaan berupa kewajiban subdrain atau pemasangan pipa PVC, secara umum pipa berdiameter 2,5 inc pada dinding penahan jalan (bila di tentukan lain oleh PPK dalam dokumen kontrak), sehingga dari analisa dinding penahan jalan tidak memiliki kestabilan terhadap guling,geser ,daya dukung tanah dan patah tembok dari gaya yang di terima.

Bisa di bayangkan, dinding penahan jalan tidak memiliki kemampuan atau kuat pada gaya horisontal dari tekanan beban  resapan air dan tekanan beban pada jalan saat di lintasi lalu lalang kendaraan.

Penyimpangan-penyimpangan yang lain, pada paket pekerjaan peningkatan jalan ,yaitu berupa batu gunung yang di pecah belah tidak tersusun saling mengikat antara batu gunung yang satu dengan yang lainnya ( bila di tentukan lain oleh PPK dalam dokumen kontrak).

Bila mengacu pada spesifikasi dan RAB, tentu dinding penahan jalan akan mendapatkan kestabilan kontruksi juga memiliki kemampuan kedap air.

Mengapa bisa terjadi sebaliknya?         Karena lemahnya pengawasan di lapangan serta adanya jalinan hubungan peradaban yang cukup lama antara PPK (pejabat pembuat komitmen) dengan pemenang lelang ( PT.Kharisma Jaya).

Dari temuan penyimpangan di lapangan, LSM PASKAL ( Pusat Kajian Strategis Kepentingan Nasional ) melayangkan surat secara prosedural kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya,Kab.Gresik terkait penyimpangan pekerjaan tersebut.

Namun sayang, LSM PASKAL tidak puas atas jawaban dari pihak PU Kab.Gresik, melalui pesan email-nya, mengatakan, bahwa PT.Kharisma Jaya sudah melakukan perbaikan sesuai dengan spesifikasi teknis.

Dinding penahan jalan di laksanakan sesuai spesifikasi teknis dan RAB yaitu,adonan semen 4 berbanding 1 dengan kotak ukur ( palungan) dan pekerjaan masih on progres serta tahapan lelang terbuka dapat di ketahui publik.

Di ruang kerjanya, Usman, selaku ketua LSM PASKAL JATIM, mengatakan dirinya siap berargumentasi atas temuan-temuan penyimpangan pekerjaan dari anggotanya di lapangan, kalau pihak yang terkait, tidak bersedia berargumentasi maka pihak kami akan melakukan upaya lewat jalur hukum guna meminimalisir kerugian keuangan negara, pungkasnya.**(MET)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here