Home Berita PASIEN TUMOR GANAS, IBU JUNARI ASAL LANGGUDU DIRUJUK KE RS MATARAM.

PASIEN TUMOR GANAS, IBU JUNARI ASAL LANGGUDU DIRUJUK KE RS MATARAM.

456
0

Bima, PH-Krimsus : Ibu Junari (35) pengidap tumor ganas warga Dusun Ncera Desa Doro’oo, Kecamatan langgudu Kabupaten Bima ini hanya bisa merebah di tempat tidurnya, sesekali dia merasakan sakit lantaran tumor ganas yang bersarang di perutnya.

Kondisi ini sudah ia rasakan sejak enam bulan lalu. Penyakit yang dikiranya liver itu setelah di cek ke RSUD Bima, ternyata penyakit tumor ganas yang dapat membahayakan jiwanya.

“Dulu Ibu Junari Usai melahirkan di Negeri Jiran Malaysia, Setelah itu darah langsung tertumpah” terang Heri yang mewakili Keluarga di RSUD Bima, Senin (04/12/2017)

Selama enam bulan ini menurut Heri, Adiknya dirawat jalan di Rumah Sakit Malaysia, tapi melihat kondisi perutnya tersebut semakin membesar, akhirnya keluarga Memintanya agar segera pulang ke Bima.

“Setibanya di Bima, kami langsung bawa ke RSUD Bima, tapi mengingat keterbatasan anggaran, akhirnya kami keluarkan” tutur Heri.

Penangan medis dari RSUD Bima, juga sudah dilakukan, namun kondisi perutnya Junari kian hari kian membesar.

“Dengan Kondisi yang tidak memungkinkan, pasien Junari dilarikan ke RS. Mataram Sekitar pukul 17.20 Wita, Sebab selama beberapa hari dirawat di RSUD Bima, kondisi perutnya Makin besar” Jelas Heri.

Menurutnya, dari melemahnya kondisi Adiknya tersebut, Junari tidak bisa bergerak dan bernafas. Dari kondisi ini, sehingga keluarga memutuskan akan segera dirujuk ke RS, Mataram untuk mendapatkan perawatan medis.

Dikonfirmasi terpisah, Oleh Wartawan Media Pelopor Hukum & Krimsus diruang kerjanya, Dokter Akhli Penyakit dalam RSUD Bima Dr. Irma menjelaskan “Hasil tes laboratorium, bahwa Ibu Junari dinyatakan positif Hepatitis B, Udah naik ke stadium Tumor” Ujar Dr. Irma.

Dari kondisi pasien yang makin melemah, pihaknya menghimbau kepada keluarga pasien untuk mengikuti petunjuk dari dokter, meski harus dirujuk ke Mataram, untuk kesembuhan pasien.

“Semua berupaya untuk yang terbaik buat pasien,” terang Dr. Irma (MUCH).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here