Home Berita Pembangunan Di Desa Kebontelukdalam Bawean dari DD 2022 Mangkrak dan Bermasalah, Diduga...

Pembangunan Di Desa Kebontelukdalam Bawean dari DD 2022 Mangkrak dan Bermasalah, Diduga Oknum Kades Selewengkan Anggaran.

270
0

Gresik,peloporkrimsus.com – Pemerintah pusat giat menggelontorkan Dana Desa ke seluruh Desa yang ada di Indonesia. Hal ini untuk membangun prasarana dan sarana serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tiap-tiap desa dengan kemudahan.

Pemerintah Desa (Pemdes) Kebontelukdalam, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik Jawa Timur, di tahun 2022 Dana Desa (DD) tahap pertama telah menganggarkan untuk pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di dua dusun yakni Dusun Serambe dan Dusun Duku, dimana tiap-tiap dusun dianggarkan sebesar Rp 25 juta namun sampai saat ini masih belum terpasang.

Salaman Kepala Desa Kebontelukdalam saat di klarifikasi terkait dengan ini membenarkan hal tersebut, dan menjelaskan bahwa mulanya uang tersebut atas persetujuan TPK untuk membelanjakan sendiri ke daratan Jawa atas keperluan sarana lampu Penerangan jalan tersebut.

“Melalui rekan salah satu pegawai Kecamatan Sangkapura, dirinya meminta tolong untuk mencarikan bahan keperluan lampu dan memberikan sejumlah uang,” katanya.

Masih Salaman menambahkan, terkait dengan masalah lampu Penerangan ini pihaknya masih tetap mengurusnya dan telah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan, setelah sarana lampu sudah siap akan dikirimkan melalui KMP. Gili Iyang, namun setelah ada kabar bahwa sarana lampu tersebut selesai ternyata dijual kepada orang lain. Sedangkan pihaknya sudah membayar lunas terkait dengan pengadaan sarana lampu penerangan jalan tersebut tinggal biaya akomodasi, tegas Salaman.

Lebih lanjut, Salaman mengatakan, masalah ini sudah dilaporkan ke Polsek Sangkapura untuk ditindaklanjuti dan di proses secara hukum yang berlaku sesuai SOP yang ada, tandasnya.

Di tempat terpisah awak media meminta keterangan dari Kasi Pembangunan Kecamatan Sangkapura Ubaidillah mengatakan, pihaknya sering kali dibuat pusing oleh sikap dan keterangan dari Kepala Desa Kebontelukdalam Salaman terkait dengan pembangunan yang sering ada masalah, entah anggaran dari BK, DD maupun dari APBD.

“Pembangunan MCK contohnya, di tahun 2020 dari DD tahap pertama sebanyak 10 unit sebesar Rp 20 juta, sekitar dua unit MCK yang tidak bisa digunakan. Di tahun 2022 sekarang ini dari DD tahap pertama ada sekitar 15 unit MCK masih 4 unit lagi yang belum dibangun, dimana setiap MCK dianggarkan sebesar Rp 3 juta,” ucapnya.

Obed, panggilan akrabnya Kasi Pembangunan Kecamatan mengungkapkan terkait dengan pembangunan penerangan lampu jalan di dua dusun Serambe dan Duku yang dianggarkan dari DD tahun 2022 tahap pertama sebesar Rp 50 juta yang sampai saat ini belum terpasang, pihaknya bersama Camat Sangkapura M. Syamsul Arifin, S. Sos., M.M bersama Ketua AKD Sangkapura Abdul Aziz, S.H telah memanggil Kepala Desa Salaman beserta Sekdes Fakih untuk segera menyelesaikan masalah MCK dan PJU serta memerintahkan untuk membuat surat pernyataan penyelesaian yang bermaterai dan untuk segera menyerahkan ke Pemerintah Kecamatan, namun hal tersebut sampai sekarang ini belum diserahkan, Rabu (16/11/2022).

Menyikapi masalah yang sering terjadi di Pemerintah Desa Kebontelukdalam, pihak Pemerintah Kecamatan Sangkapura melalui Kasi Pembangunan dan Pendamping Desa Kecamatan sudah tiga kali mendatangi ke Balai Desa dan 2 kali turun langsung ke lokasi untuk mengecek, dalam hal ini diduga oknum Kades yang menyelewenngkan anggaran tersebut dengan alasan yang sering berubah-rubah disaat diminta keterangan,” pungkas Obed. (Fairi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here