Gresik,peloporkrimsus.com – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Dishub Jatim) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) PPR Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam pemeliharaan infrastruktur di pelabuhan Bawean, Kabupaten Gresik. Melalui UPT PPR Lamongan Wilker Bawean, kegiatan pemeliharaan pelabuhan Bawean dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur berupaya memastikan kelancaran transportasi, keselamatan pengguna jalan, serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Informasi yang berhasil dihimpun, bahwa pekerjaan pemeliharaan pelabuhan Bawean dianggarkan dari APBD tahun 2026, sebesar Rp.890.700.043,00 yang dikerjakan oleh kontraktor dari CV. Sarana Mulya dengan nomor kontrak 000.3.3/752/113.5/2026. Pekerjaan tersebut melibatkan konsultan dari CV. Archigo Consultan, dengan waktu pelaksanaan 113 (Seratus Tiga Belas) hari kalender.

Menurut Josua, konsultan pengawas, mengatakan bahwa pekerjaan pemeliharaan pelabuhan Bawean ini dimenangkan oleh kontraktor dari CV. Sarana Mulya, dengan nomor kontrak 000.3.3/752/113.5/2026, tanggal 7 Agustus 2026.
“Adapun bagian yang akan dikerjakan diantaranya: Perbaikan jalan pelabuhan Bawean, pemasangan fender dermaga, pembuatan holder, serta pelindung dermaga yang rusak akibat gempa,” ujarnya.
Josua menambahkan, pelaksanaan pekerjaan sedikit terlambat karena terkendala cuaca buruk yang melanda perairan Bawean, sehingga pekerjaan baru dimulai sejak Minggu, 13 September 2026.
Dengan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur di pelabuhan Bawean, yang diagendakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Jalan yang mulus tidak hanya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di pulau Bawean, imbuhnya Josua. Selasa (15/9/2026).
(FR)



