Home Berita PT. ADVANSIA, SOSIALISASI OBAT PEMBASMI HAMA WERENG UNTUK PARA PETANI.

PT. ADVANSIA, SOSIALISASI OBAT PEMBASMI HAMA WERENG UNTUK PARA PETANI.

2089
0

Bima, PH-Krimsus : Advansia Indotani salah satu produsen sarana produksi pertanian khususnya pestisida berani menjanjikan keuntungan kepada petani padi sebelum masa panen. Janji tersebut bukan sekedar janji semata, namun telah dibuktikan sejumlah petani yang ada di kecamatan monta Kabupaten Bima.

Pembuktian janji PT. Advansia Indotani itu diungkapkan oleh sejumlah petani kecamatan Monta kabupaten bima, pada acara panen raya bawang di Desa Rontu kecamatan monta dalam. Penyuluhan Pertanian tersebut yang dihadiri sekitar 200 orang petani dan penyuluh pertanian dan supervesor PT. Advansia dan wakil bupati bima di tahun 2017 lalu.

PT. Advansia, Supervesor Kasman didampingi Edy Rahman SST selaku penyuluh pertanian kabupaten bima dan Kaharudin selaku PHP kecamatan palibelo dan sejumlah petani lainnya melakukan semprot padi disetiap Desa yang ada di kecamatan palibelo kabupaten bima, semprot massal tersebut kembali dilakukan diawal tahun 2018, tepatnya di Desa ntonggu, tonggondoa, Bre, Nata, dan Desa Dore, acara tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 wita (15/2/2018).

Edy Rahman SST selaku penyuluh pertanian kabupaten bima mengatakan “Saya melihat pendapatan hasil panen para petani selama ini kurang memuaskan, disebabkan tanaman para petani tersebut sering diserang penyakit Blas, jadi saya selaku penyuluh merasa terpanggil, sehingga saya melakukan koordinasi dengan pihak PT. Advansia, agar memberikan sosialisasi cara pengendalian penyakit Blas, terhadap petani yang ada di kecamatan palibelo” tutur Edy Rahman.

Sebagai putra daerah, Kasman yang sudah 4 tahun bekerja di perusahaan PT.Advansia, pertanian menginginkan agar petani jangan tanam padi kalau merasa rugi. Oleh karena itu ia mengharapkan kepada petani untuk berhitung lebih dahulu sebelum menanam padi. Menurutnya, agar petani mau untung maka harus efisien dalam penggunaan pestisida.”Kami selalu mensosialisasikan kepada petani seperti acara hari ini tentang efisiensi penggunaan pestisida bukan kami mensosialisasikan produk, nantilah petani sendiri yang akan memberi penilaian terhadap produk dari Advansia,” kata Kasman.

Ditambahkan Kasman, berdasarkan hasil analisis usahatani yang dilakukan petani di sejumlah kabupaten bima terungkap bahwa petani akan menggunakan produk Advansia seperti amolin, Alipi, Akara akan mendapat tambahan keuntungan lebih besar dibanding menggunakan produk sejenis dari perusahaan yang lain.

“Untuk menilai suatu produk bagus atau jelek kata Kasman, biarkan petani yang bicara jangan pemilik perusahaan yang bicara. “Kalau memang bagus katakan bagus tetapi kalau jelek katakan sejujurnya jangan mengada-ada,” Jelasnya.

Pak Muhtar salah seorang petani dari desa ntonggu Kecamatan palibelo, yang memiliki luas sawah 1 ha mampu meningkatkan produksi dari 150 karung menjadi 170 karung setelah menggunakan fungisida Amolin dari Advansia. Demikian juga Abdurahim ketua kelompok tani Desa Dore kecamatan palibelo pemilik sawah seluas 4 hektar mengaku ada kenaikan produksi sekitar 7 karung setelah menggunakan Amolin. “Kelebihannya karena produk ini selain berfungsi sebagai racun hama dan penyakit juga berfungsi untuk memperbaiki kesuburan dan kualitas produksi padi,” ungkap petani.

Dalam kesempatan tersebut, pak Muhtar salah seorang petani dari Kecamatan palibelo menyarankan kepada pihak Advansia untuk lebih rajin turun ke wilayahnya, Alipi dan Akariiua, karena dari sekian banyak produknya hanya Amolin yang dikenal petani di daerah palibelo.

“Kami ucapakan terima kasih kepada PT.Advansia yang melakukan sosialisasi langsung kepada petani tentang cara penggunaan obat hama yang baik” tutupnya. (MUCH).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here