Home Berita Puluhan Pedagang Pasar Baru Kencong Saat Memenuhi Kantor Jum’at Pagi Kemarin

Puluhan Pedagang Pasar Baru Kencong Saat Memenuhi Kantor Jum’at Pagi Kemarin

538
0
Jember,PH – Krimsus :
Tiga hari lalu, pedagang yang menempati pasar Baru Kencong Kecamatan Kencong melakukan luruk ke kantor pengembang PT Artha Wahana Persada terkait penerbitan SIM dan Subsidi yang di nilai molor oleh pedagang.
Terkait hal itu, PT Artha Wahana Persada menggelar sosialisasi penerbitan SIM dan pencairan Subsidi serta menjawab semua keluhan pedagang pasar Baru Kencong selama ini pada Jum’at,(16/6) pagi.
“Pasca di Luruk Pedagang, Pengembang Pasar Baru Kencong Lakukan Sosialisasi”
“saya jelaskan satu persatu dan per poin sedetail mungkin dengan menunjukkan tanda bukti berkas serah terima pengajuan SIM kepada Diseperindag Kabupaten Jember.” kata ┬áDirut PT Artha Wahana Persada Martha Yudistya Perdana saat di konfirmasi.
Dihadapan puluhan pedagang Martha menjelaskan proses pengurusan SIM dan pencairan subsidi yang selama ini menurut pedagang itu merupakan wewenang PT pengembang
“Untuk pengajuan SIM yang sisa 168 itu sudah kami ajukan ke Disperindag dan utk subsidi yg mengajukan bukan PT. AWP tapi melalui ketua paguyuban namun jika pedagang menuntut pencairan subsidi kepada PT, itu salah alamat karena amar putusan pengadilan sudah incraht proses pencairan subsidi adalah wewenang Pemkab Jember sepenuhnya” jelasnya
Lebih lanjut ia menjelaskan pihaknya sudah bekerja keras agar pedagang mendapatkan SIM dan subsidi namun hingga saat ini belum ada respon secara tertulis dari Pemkab Jember.
“kami sampaikan kepada pedagang, PT tidak bisa bila diminta untuk tidak menjual kios / los sampai smua subsidi cair dan pedagang korban kebakaran yg berhak sdh mendapatkan tempatx, dari sisa stok kosong krg lebih 200 kios dan pengajuan subsidi sisa 128 pedagang, saya khawatir kepada para pedagang yang nanti ternyata pemkab mau mencairkan subsidi, mereka tidak kebagian kios / los dikarenakan lamanya proses pencairan.” terangnya
Sementara itu, Martin salah satu pedagang menjelaskan sosialisasi ini sangatlah penting karena selama ini hanyalah pengurus paguyuban yang mengetahui  proses pengurusan SIM dan pencairan subsidi
“sekarang semua pedagang mengerti, jika selama ini paguyuban dan PT bekerja keras agar para pedagang mendapatkan hak yang seharusnya diterima, dan kendalanya sekarang ada pada pemkab.” katanya
Untuk itu kata martin, semua pedagang pasar baru Kencong berikrar apapun yang dibutuhkan PT, pedagang siap membantu.
“kami sudah berusaha ke dinas terkait mengajukan SIM ini sudah banyak materi yang kami keluarkan, untuk itu kami mengajak kepada pedagang untuk mengumpulkan koin untuk ketemu bupati dengan harapan menyampaikan keluhan kami yang sudah tiga tahun lebih berjuang.” tegas martin sambil berlalu.(sri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here