Kabid Tata Ruang (Acep) Berharap Progam Kotaku Bermamfaat Bagi Masyarakat

Kabid Tata Ruang (Acep) Berharap Progam Kotaku Bermamfaat Bagi Masyarakat

37
0
SHARE

Banjar, peloporkrimsus.com – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung “Gerakan 100-0-100”, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. Arah kebijakan pembangunan Dirjen Cipta Karya adalah membangun sistem, memfasilitasi pemerintah daerah, dan memfasilitasi komunitas (berbasis komunitas). Program Kotaku akan menangani kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPRPKP Kota Banjar Acep Daryanto menjelaskan”Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun ini 2019 menangani delapan desa dan kelurahan diantaranya Bojongkantong, Muktisari, Hegarsari, Sinartanjung, waringinsari dll.ditahin ini kita kerjakan untuk penanganan sanitasi dan air bersih.Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp 10,5 miliar untuk progam tersebut.”

“Harapan kami semoga dengan adanya progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) warga masyarakat Kota Banjar merasakan mamfaatnya agar hidup bersih dan sehat.dan masyarakat sendiri harus bisa menjaga kebersihan lingkungannya.mari kita sama sama bahu membahu untuk menjaga lingkungan tetap terjaga sehat dan bersih.sebab progam apapun dari pemerintah tidak akan berjalan baik jika masyarakat sendiri tidak menjaga lingkungannya sendiri.”tandasnya (wawan)

LEAVE A REPLY