Home Berita Apel Kesiapsiagaan Waspada EI Nino 2026, Pemkab Kotabaru Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan...

Apel Kesiapsiagaan Waspada EI Nino 2026, Pemkab Kotabaru Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Tekankan Peran Aktif Masyarakat

37
0

KOTABARU,Peloporkrimsus.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 di kawasan Siring Laut, Rabu (6/5/2026), sebagai upaya memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana akibat perubahan iklim dan ancaman fenomena El Nino.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli. Apel berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari penyusunan pasukan, penghormatan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemeriksaan pasukan, hingga pembunyian sirine kebencanaan sebagai tanda kesiapsiagaan nasional.

Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis menyampaikan bahwa tahun 2026 diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino yang berpotensi menyebabkan musim kemarau datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kesadaran dan kesiapan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana,” ujar Syairi Mukhlis.

Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, relawan, dan warga menjadi faktor penting dalam membangun sistem mitigasi bencana yang efektif dan berkelanjutan.

Syairi juga menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Kotabaru yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan membuat daerah tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana alam. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta menjaga lingkungan sekitar.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, serta menyiapkan langkah darurat secara mandiri, seperti menentukan jalur evakuasi dan menyediakan perlengkapan tanggap bencana di lingkungan masing-masing.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, pemerintah daerah juga memperkuat peran relawan dan petugas pemadam kebakaran dalam penanganan kebakaran permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kotabaru turut memperkenalkan inovasi digital berupa aplikasi “Si Harapan Ceria” atau Sistem Informasi Hitung Cepat Kerusakan dan Kerugian Pascabencana. Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat proses identifikasi dampak bencana, mulai dari pendataan kerusakan hingga penyusunan langkah pemulihan pascabencana.

Data yang dihasilkan melalui aplikasi tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan program rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus membantu pemerintah menentukan kebijakan pemulihan di berbagai sektor secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Dengan hadirnya inovasi tersebut, BPBD Kabupaten Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana secara lebih terstruktur, responsif, dan modern.

Melalui Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap terbangun budaya sadar bencana dan semangat gotong royong demi meningkatkan keselamatan masyarakat menghadapi potensi bencana di masa mendatang.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here