Home Berita DESA LANGADAI WACANA DI JADIKAN WISATA HUTAN MQNGROVE/BAKAU DI KABUPATEN KOTABARU

DESA LANGADAI WACANA DI JADIKAN WISATA HUTAN MQNGROVE/BAKAU DI KABUPATEN KOTABARU

435
0

Kotabaru, PH-Krimsus : Berawal dari study tur ke Bee Jay Bay Bakau Resort (BJRB) adalah suatu wahana wisata hutan bakau yang berlokasi di kota Probolinggo jawa timur dengan luas lokasi 89,2 ha, menyadikan keindahan alam yang eksotis dan menawarkan perjalanan wisata alam yang menarik.

Setelah melihat betapa asri dan sejuk nya hawa di alam terbuka pada waktu mengadakan perjalanan. Timbul inisiatip untuk memajukan dan menggalakkan pariwisata di daerah sendiri yang struktur alam nya tidak jauh berbeda, bahkan memiliki potensi yang lebih yang lebih serta beberapa kelebihan khususnya banyak satwa liar yang seperti, kera yang berbagai jenis, burung beraneka ragam, tempat pemancingan yang aman serta ikan yang berbagai macam jenis disekitar hutan bakau, apabila dibuatkan tempat yang layak akan lebih bayak pengunjung yang datang. Belum lagi banyak nya kepiting Asoka yang bisa di konsumsi dilokasi hutan tersebut.

Hutan bakau desa Langadai mempunyai keuntungan karena di lokasi nya berdiri Perusahaan besar yaitu PT. Indocement Tunggal Prakarsa (PT. ITP) yang sudah merintis tempat wisata tersebut dengan membangun jembatan sepanjang 100 meter dengan memakai dana CSR, dan sudah mulai dikunjungi sebagian masyarakat, namun karena infra struktur jalan yang tidak mendukung disana sini masih rusak, sehingga apabila ada investor mau bekerja sama dengan pihak PT. ITP, serta Camat yang mewakili pihak Muspika Kotabaru, maka tempat wisata tersebut akan dapat di trealisasi.

Saat ini masih sedang di kaji sejauh mana keberadaan desa Langadai untuk dijadikan tempat wisata, sehingga apabila dapat terlaksana tentunya Desa Langadai akan lebih dikenal masyarakat lokal maupun dari daerah luar. Sehingga juga akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar juga mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pemerintahan Kotabaru.

Kita berharap dengan dibukanya wisata mangrove ini tentunya akan terbukanya usaha2 kotek, Kafe tenda, permainan anak-anak, pusat oleh-oleh yang mencerminkan ciri khas Kabupaten Kotabaru.Ini semua akan berjalan apabila nantinya antara pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disbuparpora) Kotabaru memberikan dukungan dan rekomendasi, serta perusahaan besar seperti PT.ITP dapat mengucurkan dana CSR nya lagi untuk melanjutkan pekerjaan nya yang sudah ada, serta pemerintahan setempat (Camat) Langadai berupaya memajukan desanya sehingga apabila rencana tersebut bisa bersinergi maka akan terciptàlah tempat wisata hutan mangrove/bakau di desa Langadai tersebut. (Tim Pelopor).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here