Home Berita GERAKAN LITERASI “SARANGGE PUSTAKA PESISIR” KOMUNITAS DORO SANGIANG

GERAKAN LITERASI “SARANGGE PUSTAKA PESISIR” KOMUNITAS DORO SANGIANG

563
0

Bima, PH-Krimsus : Gerakan literasi “Sarangge Pustaka Pesisir” adalah ikhtiar kaum muda dalam KOMUNITAS DORO SANGIANG dalam upaya membangun tradisi membaca, buku sebagai upaya pemenuhan kebutuhan secara intelektual kaum muda yang di suguhkan lewat SARANGGE.

SARANGGE adalah Salah satu tempat yang sangat di gemari oleh masyarakat dari berbagai lapisan mulai dari kaum muda, kaum tua, tokoh masyarakat, tokoh agama pelajar dalam menu cerita & pembahasan yang begitu fariatif di dalam khidupan sehari-hari.

Komunitas Doro Sangiang mencoba mengambil bagian dalam membangun peran sosial secara intelektual terutama dalam kalangan pelajar, mengajak kaum muda terutama pelajar untuk menjadikan sarangge sebagai medan intelektual.
Gerakan literasi Sarangge Pustaka Pesisir adalah upaya generasi muda dalam menambah spot wisata yang ada di desa Sangiang, sehingga setiap orang yang berkunjung ke sangiang tidak hanya sekedar menikmati suasana dermaga sangiang,seperti selfie, sunset dan mentari pagi, melainkan setiap orang yang berkunjung bisa membaca buku-buku yang ada di Sarangge Pustaka Pesisir pantai sangiang (spot wisata intelektual) untuk menambah wawasan secara intelektual para pengunjung.

Tanggapan masyarakat, yang di tanggapi oleh Murjalin sangat mengapresiasi gerakan literasi lewat sarangge pustaka pesisir yang di inisiasi oleh “Komunitas Doro Sangiang”, selain menumbukah minat membaca pelajar, kegiatan ini juga akan berimplikasi secara positif untuk meminimalisir prilaku negatif para pelajar seperti tramadol, pergaulan bebas dll.
Komunitas Doro Sangiang yang didirikan pada tanggal 25 Pembruari 2014 yang dipelopri oleh beberapa Mahasiswa Sangiang dari berbagai Kampus, dihadiri Mahasiawa dan dua pelajar dari SMAN 3 WERA, mereka adalah Syaiful anhar dari Kampus Muhammadiyah Makassar, Sulbi dari STKIP Taman Siswa Bima, Andi Kurniawan Universitas Negeri Mataram, Wiro ardiansyah dari kampus STKIP Taman Siswa Bima dan Andri gunawan dari kampus Satria Makassar.

Harapan Sulbi selaku direktur Komunitas Doro Sangiang, “Tradisi membaca ini harus dijaga dan dirawat dengan baik oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemerintah Desa dalam membangun khazanah intelektual bagi setiap generasi. Dan ini membutuhkan dukungan semua pihak dalam mendorong dan mensukseskan tradisi membaca” jelasnya.

Ucapan terima kasih kami atas partisipasi pelajar, kaum muda dan kaum tua lewat Sarangge Pustaka Pesisir yang dibangun oleh Komunitas Doro Sangiang untuk menghadiri agenda ini, agenda ini dihadiri oleh puluhan Pelajar dan puluhan Mahasiswa. Dan Insya Allah setiap minggu pagi gelarang Sarangge Pustaka Pesisir akan selalu dilaksanakan oleh kami semua selaku pengurus Komunitas Doro Sangiang. (MUCH).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here