Home Berita Harga Komoditi Anjlok, Petani dan Pedagang Merugi

Harga Komoditi Anjlok, Petani dan Pedagang Merugi

628
0

Bima, Peloporkrimsus.com – Harga komoditi sembako berupa kebutuhan pokok mengalami penurunan drastis.

Sebelumnya harga 10 ribu per kilo kini naik menjadi15 ribu rupiah per kilo harga Wortel 16 ribu  kini naik menjadi 17 ribu rupiah, kentang  sebelumnya harga perkilo 23 ribu rupiah naik menjadi  25 ribu,rupiah Fatimah Cabe keriting sebelumnya 20 ribu rupiah naik menjadi 25 ribu rupiah,begitu juga dengan cabe Lombok dari 15 ribu naik menjadi 20 ribu ungkap Fatimah pedagang di pasar Tente, jum’at (12/10/18) pagi.

Hal yang sama disampaikan Sarifah juga harga bawang merah dari 3000 ribu rupiah perkilo kini naik menjadi 5000 rupiah perkilo, sebelumnya bawang putih 20 ribu perkilo tetap harganya stabil, “Rempah rempah juga rata rata satu plastik tetap 6000 rupiah rupiah satu plastik” Terangnya kepada Media Pelopor Hukum & Krimsus.

Dia berharap mewakili pedagang Kami harap harga tetap stabil,jika tidak laku barang dagangan kami merugi.menurutnya pedagang jika tidak laku dalam waktu yang lama bawang dan lainya akan membusuk.

“Kami harap pemerintah khususnya bisa mengatensi khusus harga komoditi sebab, petani juga harus diperhatikan kasian harganya rendah sekali” keluhnya.

Abdulah, petani Bawang juga mengaku merugi sebab biaya produksi tidak sebanding dengan hasilnya ia mengisyaratkan harga pupuk,dan obat obatan,mahal sementara harga bawang jauh dari harapan sementara ini rata rata harga bawang bervariasi ada yang 500 ribu rupiah sampai 600 ribu perkuintalnya atau seratus kilo,ia merasa merugi semoga saja harganya cepat stabil. (Rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here