Bantul,peloporkrimsus.com – Jum’at, 26-06-2026, dengan pesanan Pelepah Lidah Buaya ( Bahan Mentah ) sebanyak 2 ton 200 kg dan 4 ton 300 kg yang akan di kirimkan ke wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur oleh Ferdinand Sahat Parulian Tobing, S.A.P,. M.Si selaku Ketua Asosiasi Lidah Buaya Daerah Istimewa Yogjakarta sekaligus Owner Griya Aloevera Bantul membantu Petani untuk menjualkan hasil pasca panen baik itu Petani Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri Petani bernama Esti, bahkan hingga pengambilan ke wilayah Jawa Tengah terutama kemaren di Kabupaten Cilacap dengan Petani bernama Muh. Ingnam Ilham.
Dengan kerja – keras yang penuh pengorbanan dan perjuangan akan membawakan hasil yang sangat melimpah dan berkah yang signifikan karena Ferdinan selaku Ketua Asosiasi Lidah Buaya DIY yang bukan Pewaris tapi seorang Perintis dari awal sejak saat musibah melanda covid -19 yang lalu berdirinya Usaha UMKM PerLidah Buayaan dengan Brand Nama Warung Petani Bantul dan digantikan namanya pada tahun 2025 yang lalu menjadi Griya Aloevera Bantul atau dikenal di Media Sosial Facebook, YouTube Channel,Tik Tok, serta di berbagai Marketplace baik di Shopee, Tokopedia Tiktok shop, dan GRAB MERCHANT.

Ini semuanya juga berkat doa dari Istri Raden Roro Retno Herumi Usadaning serta Kedua Anak-AnakKu Refand Lumban Tobing dan Farrel Lumban Tobing plus dukungan dari berbagai Pihak seperti ; Petani Lidah Buaya, Wirausaha / Pabrik Minuman Olahan Lidah Buaya / Aloevera,para pihak yang ikut bekerja sama dengan Jasa Transportasi Box, Truk, Lalamove, Mobil Transportasi Online sangat mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan suportnya dari berbagai bidang.(Her)



