Home Berita Ironis, Pantai Lawata Kota Bima Malah Banyak Sampah

Ironis, Pantai Lawata Kota Bima Malah Banyak Sampah

880
0

Bima, Peloporkrimsus.com – Pantai lawata kota bima merupakan salah satu objek wisata yang berada di kota bima, kecamatan Rasanae barat kota bima. Kawasan pantai ini satu di antara wisata yang paling banyak dipilih para pengunjung yang berlibur bersama keluarga saat hari libur dan akhir pekan.

Pantauan Wartawan media pelopor hukum & krimsus, Selasa 20 November 2018, Pantai lawata ini jadi favorit karena masih terlihat beberapa pengunjung yang menikmati hamparan biru di bibir pantai ini. Ada yang datang sendiri, ada juga yang ramai-ramai bersama keluarga. Mereka terlihat nyaman duduk menikmati pandangan pulau kambing dan indahnya pemandangan pantai lawata.

Kondisi itu tentu tak ditunjang dengan kebersihan pantai. Begitu banyak sampah dan rumput berserakan di beberapa sudut pantai. Mulai dari sampah plastik, sisa-sisa kayu, sampai pecahan botol minuman keras (miras) yang sangat mengurangi kenyamanan pengunjung melepas penat.

Pantai ini sejatinya menarik tapi tidak terawat. Padahal untuk masuk ke kawasan itu, pengunjung selalu dimintai karcis oleh petugas pos sebesar Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu per orang. Tapi tetap saja pihak pengelola pantai seperti tidak acuh dengan kebersihan. Praktis hal ini mengundang sorotan dari sejumlah pengunjung yang ingin menikmati wisata pantai lawata.

Padahal Pantai lawata ini sering dikunjungi masyarakat yang ingin wisata, sayang masih banyak sampah berserakan.
“Kalau masuk ke kawasan pantai kita dimintai bayar Rp 4 ribu hingga 5 ribu. Seharusnya ketika ini dipungut biaya harus ada perawatan, minimal soal kebersihan pantai. Tapi yang terjadi, pantai sangat kotor,” kata Intan, salah satu pengunjung pantai lawata.

Selain itu, lanjut Intan, dia juga mengeluhkan soal biaya pungutan masuk ke kawasan pantai. Menurut dia, “Kalau untuk masuk ke Pantai lawata dimintakan biaya” ujar dia.

Sementara itu ketika dikonfirmasi, penjaga loket setempat mengaku Pantai lawata dikelola oleh Dinas pariwisata kota bima, Dia mengaku, sampah-sampah itu baru menumpuk pada hari ini. Sehingga uang dari biaya itu juga berkaitan dengan kebersihan.

“Sampah yang berserakan itu baru hari ini. Nanti sampah-sampah itu akan segera kita bersihkan,” ujar Jul, salah satu pegawai Destinasi dan Objek pariwisata kota bima yang diwawancara di pantai Lawata.(MUCH).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here