Home Berita MTQ ke-23 Simpang Empat Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Tekankan Al-Qur’an sebagai...

MTQ ke-23 Simpang Empat Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Tekankan Al-Qur’an sebagai Landasan Pembentukan Generasi Berakhlak

46
0

TANAH BUMBU,Peloporkrimsus.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-23 tingkat Kecamatan Simpang Empat resmi berakhir pada Minggu malam, 9 Agustus 2026. Penutupan berlangsung di Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan dihadiri Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama sejumlah unsur pemerintahan, anggota DPRD, pemerintah desa, serta masyarakat.

Gelaran MTQ tingkat kecamatan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Sebanyak 15 kafilah yang terdiri atas 13 desa dan dua kelurahan turut ambil bagian dalam MTQN ke-23 tingkat Kecamatan Simpang Empat. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan serta pembinaan generasi Qur’ani di wilayah Kecamatan Simpang Empat.

Dalam sambutan pada rangkaian pelaksanaan MTQ, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan bahwa MTQ tidak semata-mata dipandang sebagai kompetisi seni membaca Al-Qur’an.

Menurut Bupati, MTQ memiliki makna yang lebih luas karena menjadi sarana strategis dalam memperkuat syiar Islam, membangun kecintaan masyarakat terhadap kitab suci Al-Qur’an, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang memiliki nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi salah satu landasan penting dalam pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan. Ajang ini diharapkan tidak berhenti pada pencapaian prestasi semata, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pembinaan keagamaan masyarakat secara berkelanjutan.

Bupati juga berharap MTQ tingkat Kecamatan Simpang Empat dapat menjadi wadah untuk menjaring qari dan qariah terbaik yang nantinya mampu membawa nama Kecamatan Simpang Empat pada MTQ tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.

Para peserta yang berhasil meraih prestasi di tingkat kecamatan diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan melalui pembinaan dan latihan secara konsisten. Dengan demikian, prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi maupun daerah asal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Bupati Tekankan Dukungan terhadap Kegiatan Keagamaan

Pada malam penutupan, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan.

Dukungan tersebut dinilai penting karena pembinaan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan dan daya saing, tetapi juga memiliki akhlak serta nilai moral yang kuat.

MTQ, dalam konteks tersebut, menjadi salah satu sarana pembinaan yang dapat mempertemukan unsur pendidikan agama, kebudayaan, pembinaan generasi muda, serta partisipasi masyarakat.

Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan MTQN ke-23 tingkat Kecamatan Simpang Empat.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada panitia pelaksana, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Pemerintah Kecamatan Simpang Empat, seluruh pemerintah desa dan kelurahan, para peserta, pelatih, pendamping, serta masyarakat yang ikut mendukung kelancaran kegiatan.

Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Kehadiran masyarakat selama rangkaian pelaksanaan MTQ juga memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan masih mendapatkan tempat yang kuat di tengah kehidupan sosial masyarakat Tanah Bumbu.

Sementara itu, Kepala Desa Sejahtera, H. Rusmad, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah berjuang membawa nama Desa Sejahtera dalam MTQ tingkat Kecamatan Simpang Empat.

Menurutnya, capaian yang diraih merupakan hasil dari kerja keras para peserta, pelatih, dan pendamping yang menjalani proses latihan secara konsisten.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, pelatih, dan pendamping atas dedikasi serta partisipasinya mewakili Desa Sejahtera. Capaian ini adalah buah dari kerja keras dan latihan yang konsisten. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membumikan Al-Qur’an di desa kita dan kembali mengukir prestasi di tingkat kabupaten,” ujar H. Rusmad.

Ia berharap prestasi tersebut tidak menjadi akhir dari proses pembinaan, melainkan menjadi motivasi bagi generasi muda Desa Sejahtera untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang Al-Qur’an.

Keberhasilan para peserta juga diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada anak-anak dan generasi muda lainnya agar semakin dekat dengan Al-Qur’an serta menjadikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman dalam kehidupan.

Sebelumnya, pembukaan MTQN ke-23 tingkat Kecamatan Simpang Empat dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang pada kesempatan tersebut diwakili Sekretaris Daerah Yulian Herawati.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, pemerintah daerah menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai bagian dari pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.

MTQ diharapkan mampu menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan untuk menemukan potensi qari dan qariah yang dapat berprestasi hingga tingkat kabupaten maupun jenjang berikutnya.

Pelaksanaan MTQN ke-23 tingkat Kecamatan Simpang Empat tahun 2026 dipusatkan di Desa Bersujud dan diikuti 15 kafilah yang berasal dari 13 desa serta dua kelurahan.

Keterlibatan seluruh kafilah tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga mendapatkan dukungan dari masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Rangkaian MTQ tingkat Kecamatan Simpang Empat pada akhirnya tidak hanya menghasilkan para juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangun semangat kebersamaan.

Kompetisi menjadi bagian dari penyelenggaraan MTQ, tetapi nilai yang diharapkan tumbuh jauh lebih luas. Kemampuan membaca Al-Qur’an, memahami kandungannya, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi tujuan yang tidak kalah penting.

Karena itu, keberlanjutan pembinaan setelah MTQ menjadi pekerjaan bersama. Para peserta yang telah menunjukkan prestasi perlu mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan agar mampu meningkatkan kemampuan dan siap bersaing pada MTQ tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan seperti MTQ juga menjadi bagian dari investasi sosial dan pembinaan sumber daya manusia. Generasi yang tumbuh dengan pendidikan agama dan nilai moral yang kuat diharapkan mampu menjadi bagian dari pembangunan daerah di masa mendatang.

Penutupan MTQN ke-23 tingkat Kecamatan Simpang Empat pun menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi, sekaligus membuka tahapan baru bagi para peserta berprestasi untuk mempersiapkan diri menuju MTQ tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.

Turut hadir dalam kegiatan penutupan tersebut Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama Ibu Andi Irmayani A.Md.T anggota DPRD, jajaran pemerintahan Kecamatan Simpang Empat, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat setempat.

Kebersamaan seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari suksesnya penyelenggaraan MTQ yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi pembinaan kehidupan keagamaan dan lahirnya generasi Qur’ani di Kabupaten Tanah Bumbu.”(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here