Home Berita Pasca Sang Bos Terkena OTT, Sejumlah Kroni dan Tim Sukses Kelimpungan dan...

Pasca Sang Bos Terkena OTT, Sejumlah Kroni dan Tim Sukses Kelimpungan dan Semburat

1
0

Probolinggo,PeloporKrimsus.com – Iklim politik diwilayah kabupaten Probolinggo pasca Bupati dan mantan Bupati terciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa bulan lalu bisa dikatakan kondusif dan terbuka peluang bagi siapapun untuk menyalurkan aspirasinya dalam berpolitik. Namun hal terbalik ketika melihat kroni-kroninya Hasan Aminuddin (mantan Bupati yang sekaligus anggota DPR RI dari Faksi Nasdem) yang terpantau semburat dan amburadul tatkala mereka tidak mempunyai sandaran.

“Ibarat sandaran, Tantri dan Hasan bagi orang-orang yang memang bertipikal penjilat bisa jadi sandaran kayu jati.  Jadi selama kedua orang ini mempunyai pengaruh di kabupaten Probolinggo dan secara politik di wilayah ini, mereka para centeng-centengnya ini merasa diatas angin dan berlagak bahwa mereka orangnya Bapak sehingga seenaknya melaporkan temuan dilapangan yang sebenarnya kevalidas temuannya hanya abal-abal.”Ujar salah seorang tokoh masyarakat kabupaten Probolinggo yang enggan namanya dipublikasikan.

Lebih lanjut, tokoh kharismatik ini menambahkan sudah berapa ratus tenaga pendidikan (guru) yang dipindah tanpa menjelaskan secara detail apa kesalahannya dan rata-rata dihubungkan dengan masalah dukung mendukung pada Bupati. Padahal banyak dari mereka para guru yang tidak tahu menahu persoalan yang dituduhkan pada dirinya. Akibat cara tidak manusiawi yang dilaporkan oleh orang-orangnya Hasan dan Tantri ini, banyak dari pendidik ini mengalami stres dan bahkan tidak sedikit yang meninggal akibat dipindah ketempat mengajar yang berjarak puluhan kilometer dari rumahnya.”tambahnya.

Bisa jadi kinerja tim-tim utamanya dibidang pendidikan tersebut mengacu pada target yang telah ditekan oleh sang penguasa. Akan tetapi tidak sedikit target yang dilaporkan pada bosnya tidak sesuai dengan kenyataan. Begitu juga dengan pihak-pihak yang selama ini berlindung dibawah ketiak sang penguasa menganggap apa yang telah diperbuatnya legal, hal ini karena mereka juga punya kepentingan termasuk dengan karir di pemerintahan maupun terkait mendapatkan proyek yang digelontor pemerintah melalui Pemda Probolinggo.

Ketika Bupati dan suaminya (Hasan Aminuddin) terjerat kasus, rupanya mereka kelimpungan dan mencari cara dan celah untuk bangkit dengan berbagai cara. Bidikan mereka jelas pada orang-orang yang selama ini menyorot kinerja Bupati dan kroni-kroninya. Masyarakat kabupaten Probolinggo tentunya bisa menilai dan menyimpulkan ketika melihat fenomena kocar kacirnya para penjilat ini saat sosok yang diandalkannya dibui. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here