Home Berita PT Bumi Nautika Berkelanjutan Gandeng Kelompok Nelayan Gili Laksanakan Rehabilitasi Terumbu Karang...

PT Bumi Nautika Berkelanjutan Gandeng Kelompok Nelayan Gili Laksanakan Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Bawean.

51
0

Gresik,peloporkrimsus.com – PT Bumi Nautika berkelanjutan gandeng kelompok nelayan pulau Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, dalam melaksanakan rehabilitasi terumbu karang di perairan pesisir pantai pulau Bawean. Kegiatan ini, menindaklanjuti atas kerusakan terumbu karang di sekitar gunung alang-alang yang disebabkan oleh insiden kapal Konawe kandas akibat cuaca buruk, pada 25 Februari 2023.

Melalui proses panjang yang sulit, akhirnya KLHK memberikan sanksi kepada perusahaan kapal Konawe. Selain dikenakan denda kepada negara atas kerusakan terumbu karang, juga dianjurkan untuk melakukan rehabilitasi terumbu karang secara mandiri di perairan pulau Bawean. Dalam hal ini, Anton Utomo selaku Direktur PT Cahaya Makmur Sejahtera, menunjuk dan mempercayai PT Bumi Nautika Berkelanjutan untuk melakukan rehabilitasi terumbu karang di pulau Bawean.

Firli Rahman Hakim Fauzi selaku Direktur Eksekutif PT Bumi Nautika Berkelanjutan, melakukan survei ke beberapa lokasi di perairan pulau Bawean. Dari hasil survei dan pertimbangan, akhirnya lokasi yang cocok untuk rehabilitas terumbu karang berada di sekitar perairan pulau Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura.

Firli biasa disapa, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan rehabilitasi terumbu karang melibatkan Ketua Mangrove Hijau Daun, Subhan bersama kelompok nelayan pulau Gili, Kamis (14/5/2026).

“Upaya pemulihan terumbu karang dilakukan melalui metode transpalansi dan pembuatan media karang buatan untuk memulihkan ekosistem laut. Sebanyak 100 transpalansi disiapkan untuk kemudian dipasang di sekitar karang yang tidak jauh dari pulau Noko Gili Bawean,” ujarnya.

Firli menambahkan, melalui pembuatan terumbu karang buatan sangat penting untuk memulihkan ekosistem laut. Langkah ini terbukti efektif dalam menambah populasi ikan dan meningkatkan pendapatan ekonomi nelayan secara berkelanjutan. Selain itu, mengembalikan fungsi terumbu karang sebagai pelindung alami dari abrasi dan gelombang besar.

Sekadar informasi, hingga berita ini diturunkan, proses pemasangan transpalansi terumbu karang masih dilakukan oleh Subhan bersama kelompok nelayan pulau Gili Bawean. (FR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here