Home Berita Tuntutan Tidak Terpenuhi, Aliansi Pemuda Masyarakat Belo Ancam Boikot Jalan

Tuntutan Tidak Terpenuhi, Aliansi Pemuda Masyarakat Belo Ancam Boikot Jalan

506
0

Bima, PH-Krimsus : Ketidakpekaan Pemerintah kabupaten Bima, memberikan dampak yang sangat luar biasa dan multidimensi bagi masyarakat Kabupaten Bima. Tidak hanya masyarakat kehilangan kepercayaan kepada pemerintah. Lebih dari itu mengganggu dunia usaha, terutama kepercayaan investor untuk berinvestasi di Kabupaten bima juga terancam.

Untuk itu Pemerintah kabupaten Bima, diminta melakukan intropeksi dari seluruh peristiwa yang terjadi di Kabupaten Bima dibeberapa hari terakhir ini.

Mantan Ketua Umum HMI MPO Cabang Bima, Amirullah, saat memberikan keterangan kepada waratawan Media Pelopor Hukum & Krimsus, mengatakan, Kamis, (17/5) “Terkait aksi blokir jalan yang terjadi pada masyarakat Desa Renda Kecamatan Belo pada Jum’at 11 Mei lalu, dan pada hari yang sama juga, kami dari masyarakat Desa Lido, Soki, Ncera, Diha yang tergabung dalam ALIANSI PEMUDA & MASYARAKAT BELO, kembali menagih janji yang dilontarkan oleh wakil bupati bima dihadapan ratusan massa aksi 11 Mei lalu” tutur Amirullah.

“Mereka harus menyadari betul bahwa semua pergolakan yang terjadi ataupun blokir jalan awalnya adalah tentang ketidakpekaan Pemerintah kabupaten Bima” ujarnya.

Lanjut Amir, “Bupati Bima harus mengambil bagian dari intropeksi yang juga sebagai bagian kinerja pemerintah. Sebab efek dari ketidakpekaan Pemerintah kabupaten Bima juga menyerang perekonomian Bima baik makro maupun mikro, serta ketidakpekaan Pemerintah kabupaten Bima dalam merespon dan menyelesaikan berbagai kasus yang ada, berdampak masyarakat menyelesaikannya sendiri dengan cara yang ekstrem” Jelasnya.

“Untuk berbagai kasus yang ada, menurut saya rakyat kita telah menunjukan kedewasaan dalam merespon peristiwa-peristiwa yang seharusnya diselesaikan oleh pemerintah tetapi tidak diselesaikan. Rakyat sanggup melakoni dan menjalankannya dengan baik lewat aksi blokir jalan,” ujar Amirullah.

Oleh karena itu, menurut dia, “Sepantasnya ucapan terima kasih disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Bima, yang telah melibatkan diri dalam massa aksi sebagai respon ketidakpekaan Pemerintah kabupaten Bima.

“Kalau kepekaan dari Pemkab itu ada tentunya rakyat tidak akan bergejolak, tidak terjadi aksi blokir jalan besar-besaran oleh masyarakat diberbagai desa seperti di Desa Renda, Lido-Soki-Ncera-Diha dan Wora, Nah semua peristiwa ini menuntut kepada pemerintah untuk lebih peka dan intropeksi.” Tutupnya. (MUCH).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here