Home Berita AL IMRAN SIAP MAJU MENJADI CALON KETUA DPD PARTAI GOLKAR KOTA BIMA...

AL IMRAN SIAP MAJU MENJADI CALON KETUA DPD PARTAI GOLKAR KOTA BIMA PERIODE 2017-2022

388
0

Bima, PH-Krimsus : Dengan melihat kondisi partai Golkar kota Bima saat ini sudah masuk 12 bulan roda organisasi tidak berjalan sebagaimana mestinya, dikarenakan belum adanya kepengurusan yang definitif baik di DPD Partai Golkar Kota Bima maupun di PK PK partai Golkar se Kota Bima, karena selama hampir 12 bulan DPD Partai Golkar Kota Bima dikendalikan jarak jauh oleh PLT DPD Partai GOLKAR Kota Bima yang semuanya berdomisili di pulau Lombok, Maka oleh karena itu saya (AL IMRAN) merasa terpanggil untuk maju menjadi bakal calon ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima, dengan misi Rekonsiliasi, insya Allah dengan misi Rekonsiliasi ini partai Golkar akan lebih siap menghadapi Pilkada serentak periode 2018-2023 baik itu Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur NTB dan Pilkada Walikota Bima/wakil wali kota Bima, tanpa kekompakan bersama, tanpa bersatu, serta tanpa konsolidasi secara menyeluruh kemenangan akan sulit diwujudkan, dengan niat Rekonsiliasi tersebut, apabila saya terpilih menjadi ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima insya Allah roda Organisasi akan berjalan sesuai harapan bersama, dan siap memenangkan calon yang diusung oleh Partai Golkar. Tentunya untuk calon Gubernur/wakil gubernur NTB untuk wilayah Kota Bima pada khususnya dan Calon Walikota/wakil wali kota Bima untuk lebih khusus lagi.

Dengan siap maju menjadi Bakal Calon Ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima, bukan untuk periode sekarang saja saya menjadi kandidat MUSDA Partai GOLKAR Kota Bima, di tahun 2010 sayapun sebagai   kandidat saat itu bersaing dengan Hj. Ferra Amelia, hanya saja saya belum terpilih. Untuk sekarang saya akan lebih intens lagi melakukan komunikasi dengan seluruh kader kader Partai Golkar Kota Bima diseluruh tingkatan untuk meminta dukungan, dan semoga dalam MUSDA Partai GOLKAR Kota Bima nanti tetap mengedepan kan Musyawarah untuk mencapai mufakat, apabila hal tersebut tidak tercapai baru dilakukan fotting.

Mengingat Musyawarah Partai Golkar diselenggarakan berpedoman pada prinsip, 1. Musyawarah yang konstitusional, demokratis, rekonsiliatif, berkeadilan dan bersih. 2. Musyawarah untuk mencapai mufakat. 3. Wujudkan partai Golkar yang solid, demokratis, moderen dan merakyat. 4. Wujudkan nilai nilai demokrasi atas dasar pancasila, UUD 1945, dan konstitusi Partai GOLKAR. 5. Terbangunnya kebersamaan dan solidaritas berdasarkan nilai nilai kekeluargaan dan kesetiakawanan antar anggota, kader dan pengurus partai. 6. Mantapkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Oleh karena demikian dengan kesempatan ini saya meminta kepada PLT DPD Partai GOLKAR Kota Bima dan PLT PK partai Golkar se Kota Bima untuk segera melaksanakan MUSCAM Partai GOLKAR se Kota Bima, agar terwujudnya Kepengurusan kecamatan yang definitif, perintah MUSCAM tersebut adalah sesuai putusan mahkamah partai Golkar yang ditetapkan 12 Januari 2017 yang putusannya sudah Inkrah, dan setelah dilakukan MUSCAM diteruskan dengan MUSDA Partai GOLKAR Kota Bima. Harapan saya terhadap para  kandidat Ketua DPD Partai GOLKAR Kota Bima harus siap menang dan siap kalah, dan mari kita bersaing secara sehat demi membesarkan partai Golkar Kota Bima kedepan, tentunya untuk menghadapi agenda BESAR PARTAI YAITU PILKADA, PILEG DAN PILPRES.

“Ikhtiar saya untuk maju sebagai Bakal Calon Ketua DPD Golkar Kota Bima ini semata-mata adalah panggilan moral sebagai kader untuk menegakkan kembali marwah partai Golkar sebagai partai besar di Kota Bima. Tentu nanti, jika saya terpilih dan diamanatkan oleh partai, maka menjadi kewajiban saya untuk mengamankan semua kebijakan dan keputusan partai. Fokus jangka panjangnya diarahkan konsolidasi dan penataan struktur organisasi dalam menghadapi persiapan Pileg dan Pilpres tahun 2019. Sedangkan untuk konsentrasi jangka pendeknnya adalah memenangkan Pilkada Kota Bima tahun depan. Seperti diketahui, dari beberapa pilkada di Kota Bima, Golkar belum berhasil mengantarkan kader terbaiknya ke kursi eksekutif, baik walikota maupun wakil walikota. Oleh karena itu, pasangan mana pun nantinya yang ditetapkan sesuai mekanisme konstitusional oleh DPP, akan dikawal, didukung penuh, dan tentu saja dimenangkan.**Much

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here